MAROS, EDUNEWS.ID — Tim Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) BIMA Kemdiktisaintek Universitas Hasanuddin melaksanakan pembangunan kolam penampungan air berteknologi geomembran di kawasan Wisata Alam Bulu Saukang, Desa Benteng Gajah, Kabupaten Maros.
Kegiatan yang berlangsung pada Mei hingga November 2026 ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya, yaitu pemasangan pompa hidram. Air yang dihasilkan dari pompa tersebut akan ditampung dan dimanfaatkan untuk mendukung pengairan lahan pertanian, khususnya budidaya pisang Cavendish.
Tim pelaksana terdiri atas Dr. Muhammad Hasbi, M.Sc., Alpiani, S.Pi., M.Si., Ir. Eliyah A.M.S., S.Kom., M.Kom., dan Rafika Uksi, S.E., M.Ak., bersama mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin.
Kolam penampungan ini dirancang menggunakan geomembran HDPE dengan kapasitas sesuai kebutuhan pihak Mitra. Infrastruktur tersebut dilengkapi dengan pipa masuk dan keluar, katup pengatur debit, serta sistem pengaman limpasan. Selanjutnya, kolam akan diintegrasikan dengan teknologi irigasi tetes semiotomatis guna meningkatkan efisiensi penggunaan air.
Pelaksanaan program melibatkan BUMDes, Karang Taruna, pemerintah desa, masyarakat, dosen, dan mahasiswa. Selain membangun infrastruktur, tim juga akan memberikan pelatihan pengelolaan air, penggunaan teknologi, serta pendampingan operasional kepada para mitra.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air, efisiensi sistem pengairan, dan produktivitas pertanian masyarakat Desa Benteng Gajah. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari pencapaian target luaran PDB BIMA Kemdiktisaintek tahun kedua.
Selain pembangunan kolam berteknologi geomembran, tim juga akan melaksanakan kegiatan literasi digital serta optimalisasi website dan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan dan promosi Wisata Alam Bulu Saukang yang dikelola oleh Karang Taruna dan BUMDes.
Tim PDB Unhas menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Program BIMA atas dukungan pendanaan dalam Skema Pemberdayaan Desa Binaan tahun kedua pada 2026. Program usulan ini mengusung judul “Transformasi Inovatif dan Penguatan Kapasitas Teknologi di Desa Benteng Gajah, Kabupaten Maros.”
