DAERAH

Bantah Makassar Recover Sudah Habiskan Rp50,2 Miliar, Danny Pomanto : 1,4 Miliar!

Danny Pomanto

MAKASSAR, EDUNEWS.ID-Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan anggaran Makassar Recover baru terpakai Rp1,4 miliar. Danny membeberkan anggaran Rp50,2 miliar itu belum terpakai semua.

Angka itu adalah nilai Belanja Tidak Terduga (BTT) yang sudah dikucurkan dari total anggaran Makassar Recover, yakni Rp380 miliar.

“Yang Rp50,2 miliar itu anggaran BTT yang sudah masuk ke rekening. Kalau BTT itu ada rekening sendirinya. Berbeda dengan kas daerah lainnya,” ujarnya, Jumat (14/5/2021)

Sementara anggaran yang sudah terpakai sejauh ini baru sebesar Rp1,4 miliar.

Itu digunakan untuk keperluan operasional pendukung awal pelaksanaan program Makassar Recover.

“Kan ada alat GeNose, ada juga PCR, vaksinasi juga kemarin, dan beberapa operasional lain. Kalau sudah Rp50,2 miliar dipakai memang wajar kalau masyarakat bertanya,” katanya

Dia pun berjanji akan transparan terhadap penggunaan anggaran Makassar Recover.

Danny mengaku tidak ingin anggaran besar untuk penanganan Covid-19 ini terkesan ditutup-tutupi.

“Saya mau transparan. Nanti dibuatkan laporannya secara berkala supaya bisa diketahui berapa sisa uang di rekening, dan digunakan untuk apa saja,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Makassar Recover, Indira Mulyasari mengatakan, program Makassar Recover sudah menelan anggaran sebesar Rp50.2 miliar.

Katanya anggaran untuk uji coba tahap awal tersebut telah digunakan untuk belanja barang, belanja jasa, dan dukungan anggaran kepada pihak-pihak yang terkait dengan program ini.

“Untuk tahap awal total anggaran Rp50 miliar 200 juta yang dibelanjakan untuk kebutuhan awal seperti vaksinator, detektor, peralatan kedokteran, ada juga alat dan peralatan komputer,” ujar Indira, Minggu (9/5/2021).

“Termasuk kontainer setiap kecamatan, dan supporting anggaran dari Pemerintah Kota kepada pihak yang ikut ambil bagian menyukseskan Makassar Recover,” lanjutnyaa

Adapun pihak-pihak yang dimaksud ialah Satuan Tugas Pengurai Kerumunan atau Satgas Raika yang terdiri dari personil Satpol-PP, Binmas, Babinsa, dan aparat TNI-Polri.

Juga termasuk pihak dari Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNU), dan Ikatan Dokter Paru Indonesia.

“Itu juga kami support anggaran dalam rangka penanganan Covid-19 dan program Makassar Recover ini,” jelasnya

“Jadi semua ini adalah belanja jasa, belanja barang, dan hal-hal yang diperlukan dalam tahap awal uji coba Makassar Recover,” sambungnya.

Sementara, untuk total anggaran program ini sekitar Rp380 miliar.

Namun, kata Indira, jumlah ini bisa berubah sering waktu, tergantung pada situasi dan kondisi Covid-19 di Makassar.

“Tapi kalau kita lihat keadaan, ini bisa saja kurang dari itu karena kita lihat Makassar sudah menurun angka kasusnya,” terangnya

Selain itu, Indira juga membeberkan sejumlah bantuan yang telah diterima Pemkot Makassar dari pihak ketiga.

Diantaranya, 4.000 packs obat tradisional dari Yayasan Buddha Tzu Chi, Kemudian ada face shild, sarung tangan, hazmat dan sepatu boot dari Pegadaian.

Lalu ada 11.200 masker medis dan masker KF94 dari Gojek dan 1.000 pcs masker dari CSR Pertamina.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top