DAERAH

Diduga Dibangun di Atas Makam Pahlawan, Pemkab Gowa Tutup Warkop Ivan Amriana

GOWA, EDUNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Gowa menutup Warung Kopi (Warkop) Pasangan suami-istri (Pasutri) korban pemukulan Satpol PP Gowa, Ivan (24) dan Amriana (34), sebab, warkop tersebut tidak memiliki izin.

“Nggak jalan mi (sudah tidak beroperasi lagi),” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Gowa, Arifuddin Saeni, Rabu (28/7/2021).

“Kita sudah sudah dua kali ke sana ini, hari Senin ke sana, terus Selasa malam ke sana lagi, terus ini hari kita ke sana lagi, sudah tutup,” tambahnya.

Sebelumnya, Pemkab Gowa mengungkapkan warkop milik pasutri Ivan (24) dan Amriana (34) menyerobot lahan fasilitas sosial (fasos) yang merupakan Tugu Pahlawan. Warkop itu juga tidak memiliki izin.

“Itu memang warkopnya tidak ada izin, nggak ada izin. Yang kedua, berada di atas lahan fasos. Itu kan di situ Tugu Pahlawan, nggak ada izinnya itu memang,” ujar Arifuddin, Selasa (27/7/2021).

Arifuddin mengungkapkan Pemkab Gowa mengetahui warkop milik Ivan dan Amriana itu tidak memiliki izin setelah adanya insiden pemukulan yang dilakukan Mardani.

“Waktu Pak Mardani (masih menjabat Satpol PP) dicek, nggak ada izinnya memang. Jadi area tugu itu dia pakai,” ungkapnya.

Jawaban Pasutri Korban Satpol PP Gowa

Sementara itu, saat dimintai tanggapan terkait warkop miliknya berdiri di atas fasos, Ivan mengaku tidak tahu banyak soal lahan warkop. Sebab, warkop itu bersambungan dengan rumah milik orang tua istrinya.

“Nggak tahu mi itu (warkop berdiri di atas fasos),” ujar Ivan.

Tapi Ivan menegaskan pihaknya tidak mungkin mendirikan warkop di lahan yang dipermasalahkan Pemkab Gowa jika tidak ada teguran.

“Tapi kan tidak mungkin kita bangun di situ kalau memang tidak ada teguran. Sampai sekarang tidak teguran, baru ini ada teguran,” tutur Ivan.

 

 

Sumber : detik.com

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top