DAERAH

Kadis PUTR Pohuwato Jelaskan Ruas Jalan yang Diprotes Warga sudah Dianggarkan melalui Dana PEN Pemkab

Penandatanganan PKS Pemkab Pohuwato - PT SMI secara virtual tanggal 13 Agustus 2021.

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Viral sejumlah warga melakukan aksi protes atau unjuk rasa kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo terkait jalanan yang rusak di sejumlah Desa di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, hal itu beredar di media sosial.

Aksi protes tersebut para warga melakukan penanaman pohon pisang di badan jalan yang berlubang yang dinilai tidak layak untuk lewati.

Aksi tersebut mendapat tanggapan dari Kadis PUTRa Kabupaten Pohuwato Fikry Adam, ia mengatakan bahwa ruas jalan tersebut sudah masuk dalam anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kabupaten Pohuwato tahun 2021.

Pengalokasian anggaran tersebut bisa dilihat secara umum di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

“Ruas jalan yang dimaksud sudah teralokasi melalui dana pinjaman PEN Kabupaten Pohuwato 2021, saat ini sudah tayang melalui UKPBJ Pohuwato,” kata Fikry kepada media Minggu (13/9/2021).

Penandatanganan kerjasama tersebut sudah dilakukan sejak bulan lalu.

“Penandatanganan PKS Pemkab-PT SMI secara virtual tanggal 13 Agustus 2021,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa anggaran jalan tersebut senilai belasah Milyar rupiah.

Rekontruksi Jalan ruas motolohu-Huyula senilai Rp 11 Miliar.

“Pagu anggarannya Rp.11,992 Milyar,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Kadis PUPR Provinsi Gorontalo Ir Handoyo Sugiarto, dirinya menjelaskan bahwa yang berhak bertanggung jawab atas rusaknya jalan yang berada disejumlah Desa di Kecamatan Randangan adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato.

Hal tersebut tertuang dalam aturan yang berlaku SK GUB NO.383/18/XI/2017 tentang status ruas Jalan Provinsi.

“Meluruskan bahwa ruas jalan Motolohu-Huyula Pohuwato statusnya adalah jalan Kabupaten. Karena tidak termasuk pada daftar ruas jalan Provinsi sesuai SK Gub.No.383/18/XI/2017,” jelas Handoyo kepada media, Senin (13/9/2021).

Dirinya meminta kepada masyarakat untuk terus memperjuangkan perbaikan jalan di daerahnya masing-masing dengan mengetahui status ruas jalan serta aturan yang berlaku.

Lanjut Handoyo, ia menuturkan bahwa Pemkab Pohuwato pernah mengajukan permintaan perbaikan jalan kepada Pemprov Gorontalo namun hal tersebut tak dilakukan dikarenakan Pemkab Pohuwato mengaku akan mengerjakan jalan tersebut dengan memakai anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Tahun lalu memang ada permintaan dari Bupati Pohuwato untuk Pemeliharaan/ perbaikan ke Gubernur…namun info terakhir dari Dinas PUPR Pohuwato menyatakan bahwa ruas tersebut akan ditangani oleh Pemda melalui dana PEN Pohuwato,” tuturnya.

Sebelumnya aksi tersebut juga viral di media sosial Facebook yang di unggah oleh akun atas nama @Mahmudin_Machmud pada, Minggu (13/9/2021).

Dalam postingan tersebut ia menuliskan di spanduk yaitu kata sindiran kepada Pemprov Gorontalo dalam hal ini Gubernur Rusli Habibie.

“TERIMA KASIH RUSLI HABIBIE 2 PERIODE MENJABAT JALAN KAMI BEGINI,” tulis akun @Mahmudin_Machmud.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top