DAERAH

Kritik Pedas Polinet Soal Lorong Wisata: Jangan Sampai Omong Kosong!

Direktur Eksekutif Publik Policy Network (Polinet), Rizal Pauzi,

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Direktur Eksekutif Publik Policy Network (Polinet), Rizal Pauzi, melayangkan kritik pedas terhadap pelaksanaan program Pemerintah Kota Makassar, yakni Lorong Wisata.

Hal ini disampaikannya saat dimintai komentar oleh wartawan edunews.id, Senin (6/6/2022).

Target 1000 lorong wisata, menurutnya, tidak rasional. Apalagi masing masing lorong diberi input yang kurang lebih sama dan tidak mempunyai ciri khas.

“Yang namanya wisata, kan harus unik. Ini 1000 lorong wisata, tidak rasional. Jangan sampai omong kosong. Bukannya kita larang, tapi kalau ribuan itu hiperbola. Seperti sekadar ingin menghibur rakyat. Wisata kan bergantung pada kunjungan. Kunjungan bergantung pada ciri khas. Kalau berlebihan, hanya akan membuat jenuh,” kritiknya.

Rizal berkata semestinya Dinas Pariwisata sebagai leading sektor, membuat masterplan dan memetakan potensi tiap lorong terlebih dahulu.

Selanjutnya, lorong yang dianggap potensial dapat dikenakan klaster yang mendorong daya tarik khas, seperti lorong wisata kuliner atau wisata literasi.

“Pemkot jangan terbiasa merumuskan jargon jargon berlebihan, tanpa merumuskan outputnya. Kami minta itu dipetakan dulu,” tandas Rizal.

Dia juga menyarankan agar Pemkot membuat file project Lorong Wisata, sebanyak satu per kelurahan.

“Satu per kelurahan di Makassar saja itu sudah sebanyak 153 Lorong Wisata. Kalau sudah berjalan dan terbukti berhasil, baru dilanjutkan,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top