MAKASSAR, EDUNEWS.ID– Pemerintah Kota Makassar segera memulai babak baru pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya pada pertengahan tahun ini. Agenda besar tersebut ditandai dengan rencana pembukaan tender konstruksi fisik senilai Rp124 miliar yang dijadwalkan pada Mei 2026 mendatang.
Kepastian ini menyusul rampungnya proses lelang Manajemen Konstruksi (MK) yang dimenangkan oleh PT Ciriajasa Cipta Mandiri. Langkah teknis pertama setelah penandatanganan kontrak MK adalah percepatan penimbunan lahan seluas 23 hektare. Pematangan lahan menjadi prioritas utama agar struktur bangunan memiliki daya dukung yang kuat sebelum pengerjaan beton dimulai.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan keterangan langsung mengenai tahapan pengerjaan ini kepada awak media pada Selasa (21/4/2026). Beliau menjelaskan bahwa kontrak manajemen konstruksi menjadi kunci sebelum masuk ke tahap fisik.
“Mei 2026 kita targetkan sudah mulai tender fisik. Kenapa Mei, karena kita harus selesaikan dulu kontrak Manajemen Konstruksinya. Begitu selesai MK, baru kita bisa jalan untuk fisik. Karena MK inilah yang akan mengawasi pengerjaan fisik nantinya,” ujar Munafri Arifuddin.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa pembangunan Stadion Untia dirancang untuk memenuhi standar internasional. Rencana pembangunan fisik ini sengaja dikejar pada kuartal kedua tahun 2026 untuk memanfaatkan siklus anggaran secara maksimal. Proses lelang konstruksi diperkirakan memakan waktu sekitar 45 hari sebelum kontraktor pelaksana melakukan mobilisasi alat berat ke lapangan.
Urgensi pembangunan di wilayah Untia didasari oleh kebutuhan pemerataan ekonomi di wilayah utara Makassar. Lokasi yang berada di dekat akses pintu tol diharapkan mampu mempermudah aksesibilitas penonton serta mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota saat pertandingan berlangsung. Transparansi dalam proses lelang menjadi komitmen utama agar setiap rupiah dari total anggaran Rp124 miliar tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel. (*)
