Kampus

Perguruan Tinggi Harus Berinovasi

 
 
BANDUNG, EDUNEWS.ID – Rektor Universitas Darma Persada (Unsada) Dadang Solihin mengatakan, pendidikan tinggi di Indonesia harus menyikapi perkembangan teknologi yang sangat pesat.
Menurut dia, negara-negara maju yang selama ini menjadi pusat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah menyadari adanya perubahan akibat perkembangan teknologi yang cenderung disruptif.
“Perubahan disruptif, yakni menjungkirbalikkan sistem yang berlaku hingga akhirnya terjadi perubahan mendasar tak boleh diabaikan. Artinya, perguruan tinggi pun tak lepas dari ancaman disrupted bila tidak segera melakukan perubahan dan menyesuaikan peranannya di dunia pendidikan,” kata Dadang saat berbicara pada acara Universitas Sangga Buana YPKP Bandung belum lama ini.
Dadang menjelaskan, saat ini dunia global tengah memasuki revolusi industri 4.0. Dia menambahkan, perubahan itu tidak bisa dipisahkan dengan pergeseran perilaku masyarakat yang kian adaptif dengan perkembangan teknologi. Karena itu, sambung Dadang, perguruan tinggi harus bisa mengantisipasinya.
“Dalam hal ini bagaimana mempersiapkan langkah untuk merespons tantangan dalam memosisikan dirinya sebagai penyedia jasa layanan pendidikan tinggi. Inilah yang harusnya dipersiapkan sejak dini,” ujar Dadang.
Menurut Dadang, perguruan tinggi harus lebih responsif dan cepat beradaptasi terhadap perubahan yang ada.
“Perguruan tinggi harusnya bisa secara dini mengindentifikasi tantangan yang akan mereka hadapi di masa mendatang. Setidaknya diperlukan proyeksi jangka panjang, 15-30 tahun ke depan untuk mencermati perubahan perilaku masyarakat,” papar Dadang.

To Top