Kampus

Untung Rugi Semester Pendek

ILUSTRASI

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Semester pendek menjadi ‘kesempatan kedua’ bagi mahasiswa yang ingin memperbaiki nilai mata kuliah yang kurang memuaskan. Sedangkan bagi mahasiswa yang nilai dan IPK tinggi, semester pendek menjadi kesempatan untuk menarik mata kuliah di semester berikutnya supaya cepat lulus.

Masa studi semester pendek yang hanya sekira empat minggu memang menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa. Mereka bisa memperbaiki nilai yang jelek ketimbang harus mengulang di semester reguler. Sedangkan menyicil jumlah SKS akan mempercepat masa studi.

Meski begitu, para mahasiswa yang menjalani kuliah semester pendek tidak akan mendapat materi secara utuh. Sebab, materi akan diperpadat lantaran masa studi yang singkat. Sehingga, ilmu pelajarannya sendiri kurang dikuasai mahasiswa.

Adanya fasilitas semester pendek juga kadang membuat mahasiswa menyepelekan semester reguler. Sebagian dari mereka berpikir jika nilai jelek bisa mengulang atau memperbaiki kembali di semester pendek.

Selain itu, mengambil semester pendek tidak gratis alias butuh biaya. Untuk itu, sebaiknya maksimalkan hasil kuliah di semester reguler sehingga kamu tidak buang-buang uang lagi untuk ikut semester pendek. Dan yang harus kamu ketahui, yakni semester pendek dilaksanakan saat masa libur semester. Artinya, untuk ikut semester pendek mahasiswa harus rela mengorbankan liburannya untuk memgikuti kuliah.

To Top