Pendidikan

IGI : Lebih Baik Angkat Guru Honorer daripada Naikan Gaji PNS

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim meminta pemerintah tidak mengabulkan permintaan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS). Karena menurutnya, lebih baik pemerintah memprioritaskan pemenuhan kualitas SDM pendidikan. Salah satunya dengan mengangkat guru honorer menjadi PNS.

“Lebih baik angkat guru honorer dari pada kenaikan gaji PNS. Dalam UUD ’45 saja ditegaskan bahwa cita-cita kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadi guru atau tenaga pendidik tentu harus jadi prioritas,” kata Ramli, Ahad (4/3/2018).

Kendati demikian, dia menegaskan, proses pengamatan guru honorer menjadi PNS tetap harus melalui seleksi. Dia tidak sependapat, jika ada usulan pengangkatan guru honorer menjadi PNS hanya didasarkan pada durasi pengabdian guru. Menurut dia, pengangkatan guru honorer menjadi PNS harus dilihat dari kompetensi dan kualitas guru tersebut.

“Kalau mau ada pengangkatan guru berdasar pada pengabdian dan mengabaikan kompetensi ya boleh saja. Asal nanti jangan dijadikan guru, tapi jadikan pegawai TU misal. Karena gak bisa kita menyerahkan siswa pada guru tak kompeten,” ujarnya.

Diketahui, saat ini pemerintah tengah merencanakan pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pendataan kebutuhan guru pun sedang difinalisasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pendataan itu juga berfungsi untuk menentukan kriteria guru honorer yang akan diangkat menjadi PNS. “Data (jumlah guru) sedang difinalkan ya,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Didik Suhardi.

REPUBLIKA

To Top