Pendidikan

Minim Tenaga Pengajar, Pemerintah Lakukan Perekrutan Dalam Jumlah Besar

Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Muhajir Effendi

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Dalam rangka memenuhi kekurangan guru di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan perekrutan tenaga guru dalam jumlah yang besar.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy juga mengungkapkan, pemerintah saat ini tengah mencari solusi untuk mengatasi minimnya jumlah guru.

Langkah awal, Kemendikbud sudah mengusulkan sedikitnya 6.000 formasi guru yang akan ditempatkan di daerah perbatasan, terluar, terpencil, dan pedalaman.

“Akan kami angkat guru P3T. Itu ada 6.000, tengah diproses di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara. Kalau di Kemendikbud sudah final. Kami berdoa semua, semoga bisa terpenuhi,” katanya.

Disisi lain, Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengatakan daerah yang dipimpinnya saat ini masih kekurangan guru. Dikompilasi dari lima kabupaten/kota, jumlah kekurangan guru di Kalimantan Utara mencapai tiga ribu orang.

Jumlah guru yang ada saat ini baru mencapai 8.250 dari seluruh satuan pendidikan seperti PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK.

“Di Kalimantan Utara kekurangan 3.000 guru. Di Bulungan saja, itu kekurangan 500 guru. Dengan menyiasatinya, Pemerintah Kabupaten Bulungan mengontrak guru 400 guru. Jika anggaran defisit, untuk membayar tunjangannya itu agak berat,” tuturnya.

To Top