Pendidikan

Pemerintah akan Ubah Pola Pendidikan SD dan SMP

Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendi

LUWUK, EDUNEWS.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam waktu dekat akan mengubah pola pendidikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SD-SMP) menjadi sekolah yang berbasis pendidikan karakter.

Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudyaan (Mendikbud), Muhajir Effendy dalam pertemuan dengan seribu guru se-Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kemarin (4/11/2016).

“Di SD nanti, 70 persen porsi pendidikan akan berbasis pada pembentukan karakter siswa dan selebihnya pendidikan keilmuan (70:30), sedangkan di SMP 60 persen pendidikan karakter (60:40),” kata Muhajir.

Pendidikan karakter yang dimaksud adalah mengajarkan pada siswa tentang karakter personal seperti hidup jujur dan memiliki budaya antri, karakter sosial yakni memiliki tanggung jawab sosial dan menghargai perbedaan serta pendapat orang lain serta menumbuhkan sikap nasionalisme.

Saat ini Kemendikbud sudah membentuk sebuah tim yang sedang mempersiapkan penerapan pendidikan berbasis pembetukan karakter. Dalam tahun 2016, diharapkan sudah ada 500 percontohan sekolah berbasis karakter, lalu pada semester pertama 2017 naik menjadi 1.500 sekolah dan tiga tahun ke depan sudah diterapkan pada seluruh sekolah.

“Pendidikan karakter ini penting karena karakter merupakan pondasi bangsa. Kalau pondasinya baik, maka apapun yang dibangun di atasnya akan baik dan kokoh, tetapi kalau pondasinya rapuh, maka semua yang dibangun di atasnya akan mudah roboh,” kata Muhajir.

 

To Top