EDUNEWS

‘Perpustakaan Adalah Pusat Sumber Belajar’

Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Hanura, Dadang Rusdianamengungkapkan,  di seluruh Indonesia sedikit sekali perpustakaan-perpustakaan terkemuka di daerah maupun di sekolah yang dikelola oleh pustakawan yang benar-benar mendapatkan apresiasi dari pemerintah.

“Nah ini adalah sebuah kekeliruan, kita menganggap perpustakaan itu sebagai pelengkap dari sebuah penyelenggaraan persekolahan padahal perpustakaan itu adalah pusat sumber belajar,” jelasnya, beberapa waktu yang lalu.

Politisi Partai Hanura itu justru melihat pengelolaan perpustakaan yang di sekolah swasta malah dikelola secara profesional.

“Makanya kemudian bagaimana kita lihat disini yang baik itu sekolah-sekolah swasta yang swadayanya dan semangat kemandiriannya tinggi. Tapi kemudian sekolah-sekolah negeri masih tertinggal jauh dibandingkam dengan sekolah swasta,” katanya.

Dadang Rusdiana mengatakan banyak negara-negara maju menempatkan perpustakaan sebagai jantung peradaban, dimana perpustakaan menjadi basis peneliti sebagai pusat aktifitas seluruh ilmuwan sekaligus menjadi tempat yang menarik bagi masyarakat untuk menimba ilmu untuk berdiskusi dalam mendalami sebuah masalah.

Menurut Dadang, untuk mendorong majunya perpustakaan nasional, setidaknya ada dua yang harus menjadi perhatian serius, yakni sarana prasarana dan ketersediaan sumber daya manusia perpustakaan itu sendiri. Menurut Dadang, ketika berbicara sumber daya manusia perpustakaan, tentunya diperlukan peningkatan kompetensi serta pengakuan atas kompetensi itu dalam bentuk sertifikasi.

[dpr]

To Top