Regulasi

Kemenristekdikti Bantu Siapkan SDM Guru SMK

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun ini tengah mengimplementasikan program revitalisasi pendidikan tinggi vokasi. Salah satunya adalah guna mengatasi permasalahan kekurangan tenaga pengajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir mengatakan pihaknya akan terlibat dalam penyediaan sumber daya guru SMK.

“Saya ingin lulusan dari politeknik dan jurusan nonkeguruan juga bisa ikut PPG untuk jadi guru SMK. Ada tiga cara untuk menyiapkan guru produktif di SMK yakni dari lulusan politeknik, prodi keguruan, dan prodi teknologi,” ujar Nasir beberapa waktu yang lalu.

Program revitalisasi yang diusung Kemenristekdikti di antaranya membenahi kerja sama antara perguruan tinggi politeknik dan dunia industri. Sekitar 12 perguruan tinggi politeknik sudah mengikat kerja sama dengan ratusan perusahaan sehingga lulusannya bisa langsung bekerja.

Pendidikan vokasi dinilai solutif untuk mendukung program pembangunan pemerintah hingga 2019 mendatang.

To Top