Gaya Hidup

Simak, 8 Hal yang Kamu Harus Lakukan untuk Mencegah Kebakaran Rumah

Ilustrasi.

JAKARTA, EDUNEWS.ID — Kebakaran bisa terjadi di mana saja, termasuk di rumah. Untuk itu kamu perlu waspada dan tahu bagaimana mencegah bencana ini terjadi.

Untuk perlindungan kamu bisa membeli beberapa alat yang akan membantumu seperti, alarm asap, alat pemadam kebakaran, memiliki rencana pelarian, dan bahkan brankas tahan api untuk melindungi barang-barang dan surat berharga.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kebakaran di rumah seperti dilansir dari Stay Safe, Jumat (9/4/2021).

1. Cabut alat elektronik yang tidak digunakan

Listrik berlebih yang mengalir melalui alat elektronik di rumah bisa menjadi potensi terjadinya kebakaran.

Barang-barang seperti komputer, TV, sistem permainan, dan banyak lagi lainnya menggunakan listrik meski sedang tidak menyala. Itu artinya, alat-alat ini masih bisa mengalami konsleting atau bisa menjadi terlalu panas dan menyebabkan kebakaran.

Listrik yang mengalir ke alat-alat ini akan memberi mereka sumber api juga. Untuk itu, cabutlah alat-alat elektronik yang tidak kamu gunakan untuk meminimalisir hal ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Jangan tinggalkan api tanpa pengawasan

Jika kamu memasak, menyalakan lilin, atau menggunakan api jenis lain atau panas yang berlebih. Kamu harus selalu mengawasinya setiap saat. Jika kamu mulai memasak apa pun, sebaiknya jangan tinggalkan kompor.

Dengan mengawasi jenis api ini, kamu bisa menyadari dengan cepat apakah ada masalah atau jika tidak sesuai dengan yang seharusnya. Itu berarti kamu akan bisa menangani masalah ini dengan cepat dan memastikan kamu dan keluarga aman.

Dapur dan ruangan dimana kamu sering menyalakan api juga merupakan tempat yang baik untuk memiliki alat pemadam kebakaran dan alarm asap.

3. Jauhkan benda yang mudah terbakar dari panas

Barang yang mudah terbakar seperti kain, kertas, dan bahkan rambut harus selalu dijauhkan dari panas atau api yang berlebihan. Jagalah agar rambut dan pakaian tidak mengganggu saat kamu menyalakan api di perapian.

Kamu juga lebih baik tidak meletakkan tumpukan koran di dekat kompor atau di dekat kamu menyalakan lilin aroma terapi dalam ruangan.

4. Jangan merokok di dalam rumah

Jika kamu memang merokok, penting untuk selalu melakukannya di tempat yang berventilasi baik dan mematikan rokok sepenuhnya sebelum membuangnya.

Rokok memiliki berbagai bahan tambahan di dalamnya yang dapat terus terbakar meskipun kamu mengira telah memadamkannya.

Api itu kemudian dapat menyala di dalam tempat sampah atau di luar rumah dan menyebabkan kebakaran.

Jika kamu memastikan untuk merokok di luar, mengawasi abu yang kamu biang dan pastikan untuk mematikan rokok sebelum membuangnya.

5. Matikan peralatan pemanas saat meninggalkan rumah

Pengering rambut, oven listrik dan microwave menggunakan banyak panas. Ini semua adalah alat elektronik yang sebaiknya dicabut saat kamu meninggalkan rumah.

6. Sering periksa kelistrikan

Pantau soket dan colokan listrik dinding di rumah dan perhatikan bagian mana yang tiba-tiba tidak berfungsi.

Ini bisa menjadi bukti adanya masalah di balik tembok. Cari kabel pada barang-barang listrik yang robek atau rusak karena sudah usang atau digigit tikus. Ini juga bisa menjadi masalah dan bisa mengakibatkan konsleting listrik yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

7. Jauhkan minyak dan gas dari api

Jika kamu menyimpan minyak goreng di dapur, sebaiknya, jauhkanlah dari kompor atau apa pun yang berpotensi memicu kebakaran dan kebakaran.

Hal yang sama berlaku untuk bahan bakar yang mungkin kamu simpan di garasi untuk mobil, mesin pemotong rumput atau apa pun.

Sebaiknya, kamu juga menjauhkan gas dari nyala api atau percikan api. Untuk di bagian dapur, beri jarak gas LPG dari kompor. Beri juga dapur ventilasi yang sehat untuk meminimalisir ledakan karena gas yang bocor, yang bisa memicu kebakaran.

8. Jangan bakar sampah

Jangan membakar sampah di sekitar rumah. Karena kita tak pernah tahu bahwa sisa bakaran ternyata masih ada yang menyala dan menjadi penyebab kebakaran.

Untuk sampah daun dan tanaman, kamu bisa menggunakannya sebagai kompos dengan mencampurnya dengan sampah rumah tangga.

Walikota Makassar Ingatkan Warga Jaga Kondisi Rumah

Sebelumnya, telah terjadi kebakaran hebat terjadi di Jl Muh Tahir, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (11/8/2021).

Api dengan cepat menjalar dan berhasil menghanguskan rumah berjumlah 110 milik warga sekitar.

Ia juga mengingatkan kepada warga Kota Makassar untuk menjaga kondisi rumah sebelum ditinggalkan, dikarenakan mulai bulan Agustus telah memasuki musim kemarau.

“Sabarki’ semua. Insya Allah, harta bisa dicari. Alhamdulillah, selamatki dan masih dilindungi Allah SWT. Saya akan memastikan segala keperluanta’ tercukupi. Ini adalah kebakaran terbesar di Makassar. Semoga ke depan kita bisa meningkatkan kewaspadaan di rumah, apalagi sekarang sudah masuk musim kemarau dimana angin bertiup cukup kencang,” kata Danny saat mengunjungi lokasi kebakaran tersebut.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memantau lokasi kebakaran di Jl Muh Tahir, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (11/8/2021). foto: istimewa

Berdasarkan informasi jumlah korban kebakaran di Kampung Lepping, Lorong 1, 2, dan 3 ini, mencapai 400 orang dimana terdapat sekitar 143 Kepala Keluarga dengan total 110 rumah.

Oleh karena itu, Danny berharap agar pihak kelurahan maupun Kecamatan Tamalate segera bergerak dan juga meminta agar kecamatan lainnya turut membantu meringankan beban para korban kebakaran.

 

 

 

 

 

Sumber : Kompas.com

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top