JABODETABEK

Ternyata Penurunan Tanah di Jakarta Sudah Berlangsung Puluhan Tahun

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak kebeberapa tempat gedung di DKI Jakarta. Inspeksi dadakan itu dilakukan guna memantau penggunaan air tanah yang dilakukan secara berlebihan sehingga berdampak pada turunnya permukaan tanah.

Tak tanggung-tanggun, fenomena penurunan permukaan tanah secara signifikan hingga mencapai 7 sentimeter setiap tahunnya. Bahkan, untuk wilayah pesisir penurunan permukaan tanah mencapai 20 sentimeter per tahun.

Ahli Tata Ruang dan Perencanaan Wilayah dari IPB, Ernan Rustiadi mengungkapkan, penurunan tanah di Jakarta sudah berlangsung puluhan tahun. Menurut Dia, hal ini sudah rahasia umum di DKI Jakarta akibat penyedotan air tanah yang berlebihan, bahkan 20 tahun kebelakang penurunan tanah di Jakarta lebih cepat.

“Itu sudah berlangsung puluhan tahun cerita lama, cuma bisa dibilang 10 sampai 20 tahun ini makin cepat penurunannya,” kata Ernan, Ahad (18/03/2018).

Menurut Ernan, banyak faktor sehingga menyebabkan penurunan tanah mulai dari industri, gedung, hotel maupun perilaku masyarakat yang menggunakaan air tanah secara berlebihan. Itu katanya dampak yang sudah haurus kita tanggung.

“Ya memang begitu ya Jakarta kan akibat penyedotan air tanah yang berlebihan selama ini yang tidak terkendali baik oleh gedung gedung, hotel industri, ya itu dampak yang sudah harus kita tanggung,” ungkapnya.

Selain itu, penurunan muka air tanah makin terus terjadi karena, akibat dari pengurangan air tanah, dan ruang-ruang pori-pori tanah yang seharusnya terisi air hilang oleh bangunan, dan akhirnya semakin banyak area di DKI dibawah permukaan laut dan semakin meluas.

“Pemerintah harus tegas mengendalikan pemanfaatan air tanah yang berlebihan di Jakarta,” tukasnya. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, rusaknya lingkungan di Jakarta khususnya air tanah juga karena ulah warga yang tinggal di Jakarta.

“Ini tidak bisa kita anggap semata-mata sebagai fenomena alam. Ini adalah akibat dari perbuatan kita, semua warga manusia yang tinggal di ibu kota ini,” ujarnya.

Anies menjelaskan, ia bersama tim pengawas akan selalu melakukan razia di gedung-gedung di Ibu Kota. Sehingga, nanti seluruh gedung mempunyai sumur resapan dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah yang sesuai dengan prosedur.

To Top