Hukum

Dirkrimsus Polda Sulsel Janji Senin Beberkan Nama Tersangka Dugaan Korupsi RS Batua

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus), Kombes pol Widoni Fedri.

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menyampaikan akan membeberkan tersangka kasus korupsi proyek Rumah Sakit Batua Makassar.

Hal tersebut disampaikan oleh, Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus), Kombes pol Widoni Fedri saat dihubungi wartawan edunews.id, Jumat, (30/07/2021).

“Sudah ada penetapan tersangkanya,” katanya.

Namun ia enggan membeberkan nama tersangka, pihaknya akan menyampaikan pada hari Senin (3/08/2021) mendatang.

“Hari senin nanti saya sampaikan,” terangnya.

Sebelumnya, pada akhir Mei 2021 lalu, Polda Sulsel juga sempat merilis segera melakukan penetapan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Batua, Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan oleh, Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus), Kombes pol Widoni Fedri, saat dihubungi wartawan edunews.id via whatsapp, Jumat (28/5/2021).

Ia mengatakan, pada bulan Juni mendatang, pihaknya akan mengumumkan hasil audit dan disampaikan langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).

“Insya Allaaah…bulan depan hasil audit akan disampaikan oleh BPK RI,” katanya.

Dalam pengumuman hasil audit tersebut, pihaknya juga sekaligus akan menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi RS Tipe C yang berlokasi di Jalan Abd Dg Sirua, Kecamatan Manggala, itu.

“Insya Allaaah,” ungkapnya.

Proyek RS Batua Makassar telah diaudit BPK RI sejak Januari 2021. Sebelumnya Direktorat Reskrimsus Polda Sulsel menyatakan banyak kejanggalan dalam proyek RS Batua Makassar.

Sita Perhatian KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi perhatian terhadap proyek RS Batua Makassar yang mangkrak sejak dua tahun. Berikut ini fakta fakta RS Batua yang membuat KPK turut atensi.

1. RS Batua digulirkan tahun 2018 dengan pagu anggaran Rp25 miliar.

2. Tahun 2019 proyek ini mangkrak setelah pada Desember 2018 anggaran tahap pertama dicairkan.

3. Sejumlah pihak telah diperiksa oleh Polda Sulsel terkait dugaan korupsi dalam proyek tersebut

4. Penyelidikan hampir setahun lebih di Polda Sulsel belum menunjukkan perkembangan berarti.

5. Desember 2020 KPK meninjau lokasi RS Batua di Jalan Abdullah dg Sirua dan menemukan beberapa indikasi ketidaksesuaian konstruksi.

6. Tiga pekan setelah kedatangan KPK, Polda Sulsel meninjau lokasi dan turut menemukan ketimpangan dalam konstruksi bangunan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edunews.

Kirim Berita

Kirim berita ke email : redaksi@edunews.id – redaksiedunews@gmail.com

ALAMAT

  • Jl. TB Simatupang, RT.6/RW.4, Jati Padang, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12540 Telepon : 021-740740  – 0817 40 4740

__________________________________

  • Graha Pena Lt 5 – Regus Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Makassar Sulawesi Selatan 90234 Telepon : 0411 366 2154 –  0811 416 7811

Copyright © 2016-2021 Edunews.ID

To Top