News

KAHMI Ubah Orientasi dari Politik ke Enterpreneur

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggulirkan program entrepreneur guna membentuk wirausahawan mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja. Presidium KAHMI Kamrussamad menginginkan adanya perubahan pemikiran dari political oriented menjadi enterpreneur oriented.

“Sesuai dengan janji saya yaitu akan re-orientasi mental KAHMI dari pencari lapangan kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” kata Presidium KAHMI Kamrussamad di Jakarta, Ahad (11/3/2018).

Selama ini, Kamrussamad mengatakan pada alumni HMI sebagian besar bergabung pada partai politik atau mengikuti kegiatan politik. Kamrussamad menginginkan adanya perubahan pemikiran mengenai KAHMI dari “political oriented” menjadi “entrepreneur oriented” dengan menggulirkan program “KAHMIPreneur”.

KAHMIPreneur menurut Kamrussamad, program inspiratif untuk melatih, mementoring, membuka akses permodalan, pemasaran, teknologi digital dan akses manajemen modern agar bisnis alumni HMI tumbuh, serta berkembang menjadi kekuatan kemandirian ekonomi umat.

Membangun kemandirian ekonomi umat disebutkan Kamrussamad menjadi tantangan terbesar KAHMI untuk merubah mindset para alumni HMI. Kamrussamad juga menjanjikan penghargaan atau KAHMI entrepreneur award bagi alumni HMI terbaik menjalankan program kewirausahaan mandiri.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pendudukan miskin di Indonesia pada September 2017 mencapai 26,58 juta orang atau menurun dibanding Maret 2017 yang menembus angka 27,77 juta orang.

Data BPS juga menunjukkan jumlah pengangguran di Indonesia per Agustus 2017 mencapai 7,04 juta orang dari 128, 06 juta orang angkatan kerja. Jumlah angkatan kerja tersebut bertambah 2,62 juta orang dibanding Agustus 2016 yang mencapau 125,44 juta orang.

To Top