DAERAH

Kinerja PDAM Mengecewakan, Danny : Kita akan Lakukan Audit!

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PDAM Kota Makassar disorot oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang dinilainya tidak memberikan kontribusi pada Pemerintah Kota Makassar.

Danny Pomanto pun mengaku kecewa atas kinerja direksi PDAM selama ini. Padahal, pada jaman Direktur Utama (Dirut) sebelumnya, Haris Yasin Limpo, memberikan dividen hingga Rp 48 miliar.

Kekecewaan itu disampaikan oleh Danny Pomanto saat menghadiri HUT ke-97 PDAM Makassar di Aula Thirta Dharma, Perumda Air Minum Makassar, Jl Ratulangi, Senin (9/8/2021).

Dirinya menyoroti sejumlah persoalan yang selama ini terjadi di internal PDAM Kota Makassar. Salah satu yang menjadi sorotannya adalah jumlah karyawan yang sampai ribuan saat ini, tidak sebanding dengan kinerja yang dihasilkan.

“Yang saya tahu PDAM ini hanya butuh 400 pegawai, sekarang sudah 1000 lebih, saya mau audit semuanya,” ujar Danny.

Ia mengemukakan, rencana audit tersebut dilakukan agar perusahaan yang menangani persoalan dasar kebutuhan masyarakat kota Makassar itu juga bisa berkontribusi memberikan keuntungan.

“Jangan sampai jadi buntung karena belanjanya, jangan cerita untung tapi tak ada dividen. Dividen itu kontribusi yang paling jelas,” sambungnya.

Danny pun meminta agar PDAM bisa mengubah diri di ulang tahunnya yang ke 97 tahun ini.

PDAM akan Setor Dividen

Kabag Humas PDAM Kota Makassar Angga Al Kausar mengungkapkan, jika pihaknya saat ini menunggu SK penetapan Kuasa Pemegang Mandat (KPM) dari Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto untuk menyetorkan dividen.

“Dividen tahun ini dananya tersedia namun prosedurnya menunggu SK penetapan Kuasa Pemegang Mandat (KPM) dalam hal ini Walikota,” katanya, saat dikonfirmasi oleh edunews.id, Ahad (9/8/2021).

Baca JugaBelum Setor Dividen, PDAM Makassar : Kami Tunggu SK KPM

Lanjut Angga, aturan SK KPM itu berdasarkan Peraturan Presiden (PP) dan Peraturan Daerah (Perda).

“Hal ini sesuai Peraturan Presiden (PP) No.54 Tahun 2017 dan Perda No.7 Tahun 2019,” ujarnya.

Baca JugaAnggaran Rp6 Miliar, Pengerjaan Proyek RTH PDAM Makassar Potensi Molor

Setelah aturan tersebut terpenuhi, pihaknya mengaku akan menyetorkan bagi hasil tersebut senilai puluhan milyar rupiah, berdasarkan hasil audit akuntan.

“Laba PDAM tahun 2020 dan disetor 2021 berdasarkan audit akuntan publik sebesar Rp.38.4 Milyar,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); });