News

Kornas Kohati Gelar Workshop Kewirausahaan Muslimah

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Koordinator Nasional Korp HMI-Wati (KORNAS KOHATI) mengadakan Workshop Kewirausahaan Muslimah yang dirangkai dengan buka puasa bersama kader, pengurus dan alumni Kohati, Sabtu (2/5/2018). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respon dalam melihat fenomena generasi milenial dan pangsa pasar yang banyak melibatkan pengguna internet terutama kaum hawa.

Ketua Kornas Kohati, Apri Hardiyanti dalam sambutannya menjelaskan berdasarkan survei We Are Social tahun 2017, pengguna internet di Indonesia mencapai 132,7 juta (setara dengan 51% dari total populasi penduduk Indonesia). Dalam hal ini, Indonesia menduduki peringkat pertama yang disusul oleh Filipina dan Meksiko.

Apri mengatakan meningkatnya jumlah pemilik smartphone dan pengguna internet di Indonesia sebesar 91 persen dari populasi penduduk Indonesia memunculkan perubahan pola perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli.

“Fenomena ini tentu memunculkan peluang bisnis baru sebagai akibat dari disruptive technology, hal inilah yang coba dibidik oleh Kornas Kohati, khususnya dalam bidang kewirausahaan yang menggerakkan kaum Muslimah. Apalagi, berdagang merupakan salah satu sunnah Rosulullah SAW, ditambah lagi, istri beliau yaitu Khadijah r.a juga merupakan saudagar,” ujar Apri.

Workshop Kewirausahaan Muslimah ini menghadirkan tiga narasumber yaitu Cholil Hasan, Wakil Ketua Majelis Ekonomi Syarikat Islam, Siti Darmalisa, CEO Nazila Hijab dan alumni Kohati, serta Riris Setio Rini selaku motivator, penulis, dan CEO dari Risemodesty dan Risemask.

Beberapa hal yang menjadi sorotan dalam Workshop kali ini adalah tentang kecepatan akses dan kesempatan lebih besar bagi konsumen, cara melakukan business intelligence, dan adanya inovasi serta kemajuan infrastruktur digital hingga menjamurnya startup.

Pada sesi pertama, peserta Workshop mendapatkan life story dan motivasi tentang bagaimana memulai bisnis dari nol dan tanpa modal. Riris Setio Rini menuturkan, untuk memulai bisnis yang paling penting adalah keberanian, tau mau bisnis apa, mengerti pangsa pasar yang akan disasar, tahu supplier base dan customer base, serta yang terpenting adalah ‘trust’.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa untuk menjalankan bisnis online yang perlu diperhatikan adalah istiqomah dalam uploading photo di beberapa platform, memisahkan uang pribadi dan bisnis, memperluas marketplace, membangun brand image, jangan pernah ragu untuk mengambil supplier.

“Terdapat waktu – waktu mujarab dalam memposting foto yang minimal tiga kali dalam sehari yaitu setelah subuh, jam makan siang, dan prime time,” lanjut Riris. Pada akhir sesi, Riris menambahkan untuk selalu menyertakan Allah SWT dalam setiap kegiatan dan mengingatkan untuk menghindari riba dalam bentuk apapun.

To Top