News

MUI Minta Pemerintah Segera Menarik Produk Sarden Bercacing

 
 
JAKARTA, EDUNEWS.ID – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah menyayangkan atas pernyataan Menteri Kesehatan Nila F Moelook terkait sarden yang mengandung cacing terkesan asal bunyi. “Pernyaatan yang asal bunyi tanpa melalui pemikiran yang mendalam dari seorang Menteri kesehatan,” katanya, Senin (2/4/2018).
Ia meminta pemerintah segera menarik produk tersebut dalam jangka waktu maksimal selama 7 hari. Selain itu, pihak importir ikan kaleng juga harus dimintai pertanggungjawaban. “Karena telah menimbulkan keresahan bagi rakyat. Serta merusak ketahanan pangan Bangsa Indonesia,” tukasnya.
“Ini rasa-rasanya sulit untuk diterima nalar. menjawab keresahan publik dengan sekenanya itu sama artinya menkes tidak serius berempati atas situasi yang di hadapi masyarakat,” ungkapnya.
Dari pernyataan Menkes, Ikhsan berpendapat bahwa sarden bercacing asal China ini dianggap bukan persoalan kesehatan, sehingga Nila hanya merespons alakadarnya.
“Bisa jadi, Menkes ini merasa hal ini bukanlah persoalan jadi cukup di respona sekenanya saja. Sikap yang seharusnya di tunjukkan oleh seorang Menkes adalah meminta dengan tegas kepada semua produsen atau distributor ikan Makarel dalam kemasan kaleng tersebut,” demikian terang Ikhsan.
Ikhsan menambahkan, pernyataan Menkes berakibat mengundang keresahan masyarakat dibuat semakin bertambah hingga gaduh oleh pernyataan Menkses bahwa cacing itu mengandung protein dan dianggap tidak akan menimbulkan masalah kesehatan bila termakan oleh manusia.

To Top