Nasional

Serapan Anggaran Pendidikan Islam Tahun 2016 Tertinggi

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Serapan anggaran Ditjen Pendidikan Islam pada tahun 2016 mencapai 95.04%. Serapan ini adalah yang terbesar dalam enam tahun terakhir. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin saat memimpin Rapim Lengkap Ditjen Pendidikan Islam di Jakarta, Senin (16/01).Menurutnya, anggaran Ditjen Pendidikan Islam dalam lima tahun sebelumnya adalah 93.18% (2011), 92.77% (2012), 91.61% (2013), 86.85% (2014), dan 91.63% (2015).

Tingginya serapan ini menurut Kamarudin telah menyumbang signifikan bagi serapan tertinggi Kementerian Agama diantara 10 Kementerian/Lembaga dengan anggaran terbesar pada tahun 2016. Pada tahun 2016, total anggaran Ditjen Pendis mencapai Rp44,11 Trilyun. Anggaran tahun 2017 bahkan lebih besar, mencapai Rp46.968 Trilyun. Kamarudin Amin mengingatkan jajarannya bahwa capaian serapan anggaran tertinggi hanyalah salah satu indikator keberhasilan.

“Kita perlu meningkatkan terus layanan manajemen, agar kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan,” kata Kamaruddin.

Untuk itu, Kamarudin Amin menilai perlunya konowledge management (manajemen pengetahuan) yang digunakan oleh Pendis agar dapat mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam mengembangkan layanan organisasi.

“Dengan manajemen pengetahuan kita akan mencapai suatu hasil tertentu seperti pengetahuan bersama, peningkatan kinerja, keunggulan kompetitif, atau tingkat inovasi yang lebih tinggi,” tandas Kamaruddin.

Terkait dengan pemikiran inovatif, Kamarudin mengharapkan agar para pejabat di bawahnya menelorkan gagasan-gagasan baru di unit kerjanya masing-masing. Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini mencontohkan inovasi berupa perpustakaan digital yang akan digunakan kalangan pesantren, pendidikan tinggi, dan juga madrasah.

“Para pejabat dan JFU Pendis juga harus mampu memerankan sebagai juru bicaranya pendidikan Islam menuju Pendis goes to media,” harap Kamar.

Sekretaris Ditjen Pendis M. Ishom Yusqi menyampaikan apresiasi atas prestasi dan kerja keras bersama sehingga serapan anggaran Pendis tahun ini lebih besar, yaitu 95.04%. Adapun untuk serapan per Direktorat, tertinggi adalah Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (98.37%), di susul Direktorat PAI (93.96%), Direktorat Pendidikan Madrasah (91.76%), dan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (84.09%).

Pada kesempatan rapim itu, diserahkan DIPA-RKAKL Pendidikan Islam oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam kepada para Direktur.

To Top