Politik

Ulama Mursyid Sepakat Dukung Pemerintahan yang Sah

 

 

PATI, EDUNEWS.ID – Para ulama dan guru mursyid yang tergabung dalam Jam’iyyah Ahli Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia (JATMI) sepakat mendukung pemerintahan yang sah. Pasalnya, pemerintah akan fokus untuk menyejahterakan rakyat bila mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Selain itu, JATMI menegaskan akan meningkatkan kebangkitan persatuan umat yang saat ini tengah diuji dalam pusaran isu perpecahan. Karena itu, guru mursyid yang tergabung dalam JATMI siap menjadi wadah penyatuan bangsa.

Demikian kesepakatan dalam muktamar yang ke-11 di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an AKN Marzuqi, Selempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah, baru-baru ini.

“Muktamar kali ini, JATMI konsen pada upaya peningkatan kebangkitan ukhuwah yang bisa menyatukan bangsa dalam bingkai NKRI, termasuk kebangkitan umat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan,” ujar Jurubicara JATMI, Prof Rangga melalui siaran pers.

Menurut Prof Rangga, ada alasan yang menjadi dasar bagi JATMI mendukung pemerintahan yang sah. Salah satunya, hadis Nabi yang menyebut, Allah akan memuliakan bangsa yang memuliakan pemimpinnya.

Sebaliknya, Allah akan merendahkan suatu bangsa yang merendahkan pemimpinnya. Karena itu, JATMI memastikan akan konsisten mengawal dan mendoakan pemerintahan yang sah untuk kebaikan rakyat.

“Pemerintahan harus kita dukung, kita tidak boleh bughat atau melawan pemerintah yang sah. Itu komitmen kita dan itu yang kita teguhkan dalam muktamar kesebelas ini,” imbuh Prof Rangga.

Sementara itu, Ketua Umum JATMI, KH Abdul Rouf meminta agar para muktamirin yang bisa menuangkan pemikirannya dalam forum akbar tersebut demi kemajuan organisasi di kemudian hari.

“Yang paling fundamental dalam pembahasan muktamar ini di antaranya pembahasan amandemen peraturan AD/ART sebagai landasan berorganisasi,” tegasnya.

Dengan pelaksanaan muktamar lanjut Kyai Rouf, diharapkan para muktamirin mampu menuangkan ide dan gagasan sehingga para pengurus JATMI di setiap tingkatan mampu mengamalkan toriqoh dengan baik dan mengedepankan kepentingan umat sesuai dengan cita-cita para pendahulu dan pendiri JATMI.

Muktamar JATMI ke-11 sendiri diikuti ribuan peserta yang terdiri dari guru mursyid, muqoddam, khalifah dan pejabat negara. Sementara semua pengurus dewan pimpinan wilayah (DPW) JATMI dari berbagai provinsi di Indonesia juga ikut memeriahkan muktamar.

To Top