News

PP Muhammadiyah Lepas 45 Ulama Muda ke Mesir, Ini Misinya

Konferensi pers PP Muhammadiyah di Aula KH Ahmad Dahlan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Kamis (18/5/2023).

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi melepas 45 kader ulama muda ke Universitas Al-Azhar, Mesir di Aula KH Ahmad Dahlan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Kamis (18/5/2023).

Mereka berasal dari pondok pesantren Mu’allimin dan mualimat juga MBS Prambanan Yogyakarta.

Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim mengatakan bahwa 45 kader ini merupakan duta-duta Muhammadiyah yang dipersiapkan Persyarikatan untuk misi intisyaru rahmatallah (menyebarkan rahmat Allah) di muka bumi.

“Kita tadi juga minta izin sama orang tuanya supaya mereka ini diwakafkan untuk Islam melalui Muhammadiyah dan kemudian tugas kita dalam konteks global itu sedang menanti kita,” ujarnya.

Saat ini, fokus Muhammadiyah di ranah global mulai ditingkatkan.

Sementara itu, Direktur Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta, Fajar Shodiq mengatakan jika 45 kader ini diberangkatkan ke Al-Azhar tanpa ujian dan seleksi dari Al-Azhar sendiri.

Sebab, mereka berasal dari Pondok Pesantren Muhammadiyah yang memakai kurikulum yang telah diakui oleh Universitas Al Azhar Mesir sehingga hal tersebut menjadi syahadah atau tersertifikasi.

“Jadi mereka berangkat tanpa ujian dan meskipun proses sampai keberangkatan ini bukan satu dua bulan lagi tapi hampir satu tahun untuk proses dari pemberkasan sampai seleksi internal,” ungkapnya.

Tujuan pemberangkatan para kader ke lembaga pendidikan bereputasi seperti Al-Azhar ini untuk menyediakan sumber daya manusia Muhammadiyah yang kompeten di bidang ilmu syariat dan bahasa, yang selama ini Muhammadiyah kekurangan di posisi tersebut.

“Maka kita punya harapan besar bahwa setiap tahun ada kader-kader yang belajar dan setelah selesai nanti mereka bisa berkhidmah di seluruh Indonesia, di Pesantren Muhammadiyah dan khususnya kembali ke pesantren,” pungkasnya.

Prosesi pelepasan para kader ditutup dengan pemakaian rompi secara simbolis dari perwakilan santri dan santriwati yang dilakukan oleh orang tua mereka. Dalam acara ini, turut hadir Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Maskuri.

Baca Juga :   Direktur THN AMIN Zuhad Aji : Kita Berdoa Presiden Tak Cawe-cawe Sengketa di MK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dan Mitra silakan menghubungi 085171117123

ALAMAT

  • Branch Office : Gedung Graha Pena Lt 5 – Regus – 520 Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Pampang, Makassar Sulawesi Selatan 90234
  • Head Office : Plaza Aminta Lt 5 – Blackvox – 504 Jl. TB Simatupang Kav. 10 RT.6/14 Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310. Telepon : 0411 366 2154 – 0851-71117-123

 

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com