News

Soal Kebocoran Data, Pemerintah Dianggap tak Punya Sense of Crisis

 
 
JAKARTA, EDUNEWS.ID – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha mengatakan pemerintah tidak memiliki sense of crisis atau ketanggapan terhadap ancaman. “Pemerintah tidak tanggap dengan adanya ancaman berupa kebocoran data pribadi,” ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/4/2018).
Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya respon dari pemerintah terkait masalah perlindungan data pribadi. Satya menyatakan Indonesia kini tertinggal di ASEAN soal adanya regulasi perlindungan data pribadi.
Menurut kader Golkar ini, pemerintah seakan menutup mata terhadap perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih juga beserta dengan ancamannya. “Saya curiga dengan pemerintah seakan ada yang terganggu dengan sistem yang baik soal pelindungan data pribadi,” bebernya.
Sambung dia, penggunaan data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica merupakan bisnis besar yang merugikan masyarakat. “Jangan sampai data pribadi kita dimanfaatkan oleh kelompok yang memanfaatkan ini menjadi lahan bisnisnya,” tutup Satya.

To Top