JAKARTA, EDUNEWS.ID-Jembatan Lintas Tomang merupakan Alternatif penghubung antara jakarta pusat dan jakarta barat. Jembatan tesebut di resmikan oleh Presiden Kedua RI Bapak Soeharto Pada 16 April 1977.
Saat berkunjung di Gedung DPR RI Warga Menyampaikan terkait kumuhnya Jembatan Lintas tomang tersebut kepada Kamrussamad Anggota DPR RI Komisi XI. Senin (24/01/2022).
“Jembatan tersebut Berada diantara Kecamatan Palmerah dan Kecamatan grogol petamburan. Sejak di resmikan oleh Presiden kedua RI jembatan tersebut kurang di perhatikan oleh pemerintah DKI jakarta sehingga jembatan tersebut telihat kumuh hingga hari ini.” Ucap Joenaes Taher.
“Sacara objektif, menurut saya alangkah baiknya kalau jembatan tomang ini di desain agar bisa menjadi kawasan wisata ekonomi kreatif. agar bisa menjadi nilai tambah untuk masyarakat sekitar. Jembatan tersebut adalah icon yang tidak pernah di liat oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.”
“Kami berharap, sebagai warga yang tinggal di sekitar Jembatan tersebut Bapak bisa menyampaikan kepada pemerintah daerah atau pemerintah Pusat agar kiranya jembatan tersebut bisa lebih di perhatikan, kalau bisa di percantiklah sehingga ada nilai tambah dan berdampak dengan pertumbuhan ekonomi warga Sekitar.” Harap Joenaes Taher kepada Kamrussamad.
Setelah mendengarkan curhatan warga Kamrussamad mengatakan akan meneruskan langsung ke pemerintah DKI jakarta terkait Jembatan Lintas Tomang yang kumuh.
“Sebagai anggota DPR RI Kami tidak ada kewenangan untuk program pengembangan jalan serta jembatan. Aspirasi bapak akan kami teruskan pemerintah DKI jakarta sebagai perpanjang tangan masyarakat. Serta kami akan sampaikan kepada Kader Partai Gerindra yang berada tataran Eksekutif.” Ucap Kamrussamad kepada Warga.
Kami sangat senang di kunjungi oleh bapak dan ibu, insyaallah aspirasi bapak dan ibu akan kami teruskan. Mari kita sama-sama bersinergi membangun Jakarta. (rls)
