POLMAN, EDUNEWS.ID – Pemuda Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Selatan, menanam pohon pisang di jalan rusak, Sabtu (13/5/2023).
Aksi tanam pisang itu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah lantaran jalan itu tak kunjung diperbaiki.
Diketahui, jalan tersebut merupakan penghubung antara Kabupaten Polman dengan Mamasa.
Salah satu pemuda desa, Herianto mengatakan jalan rusak di Desa Kelapa Dua kurang lebih sepanjang 10 kilometer (km).
Disebutkan, jalan rusak mulai dari perbatasan desa sampai perbatasan Mamasa.
Herianto menyebut sudah kurang lebih 10 tahun lamanya jalan tersebut dalam kondisi rusak parah.
Ia bersama warga sekitar mulai menanam batang pisang berjejer sejak, Jumat (12/5/2023) kemarin.
“Ini sudah bertahun-tahun namun tak kunjung diperbaiki, bahkan hampir 10 tahun terakhir masih belum ada perbaikan,” ujarnya kepada wartawan.
Ia mengungkapkan bahwa pengendara sering kali terjauh melewati jalan tersebut lantaran berada di tikungan menanjak.
“Bahkan warga rencananya memblokir jalan ini jika pemerintah daerah tidak segera memperbaiki,” ungkapnya.
Herianto menambahkan bahwa pemerintah daerah pernah memperbaiki jalan itu dengan cara ditambal.
Namun jalan lubang yang ditambal seadanya tidak bertahan lama dan kembali rusak.
Ia berharap pemerintah daerah lebih mengutamakan perbaikan jalan.
