DAERAH

Azikin Solthan Bareng Kementerian Kelautan Sosialisasikan Gemarikan di Makassar

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Azikin Solthan bersama Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Direktur Pemasaran Direktorat Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP), Machmud mengelar Safari Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur, Makassar, Jumat (11/6/2021) kemarin.

 MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Azikin Solthan bersama Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Direktur Pemasaran Direktorat Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP), Machmud mengelar Safari Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur, Makassar, Jumat (11/6/2021) kemarin.

Dalam kesempatannya, Direktur Pemasaran Direktorat Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Mahmud mengatakan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat tahu tentang manfaat mengkonsumsi ikan pada masyarakat terutama lagi pada anak.

“Sosialisasi terkait pentingnya masyarakat makan ikan segar setiap hari memiliki manfaat yang bagus untuk tubuh, terutama anak-anak, Manfaat gizi ikan untuk mencerdaskan anak, untuk kesehatan, bisa menambah imun tubuh,” kata Mahmud.

Apalagi menurutnya di Kota Makassar merupakan tempat kawasan yang ketika mencari ikan itu sangat mudah dijangkau sehingga penataan dan lokasi perlu ditata ulang agar minat masyarakat meningkat mengkonsumsi ikan bisa meningkat.

Machmud mengatakan, konsumsi ikan di Makassar cukup bagus. Selain masyarakat mengonsumsi ikan, juga mampu menjaga dan mempertahankan stok ikan baik untuk di konsumsi.

Terpisah disampaikan, Anggota DPR RI, Azikin Solthan dalam sambutannya mengatakan kampanye Gemarikan telah dilaksanakan sebanyak dua kali. Tahun 2020 dan 2021.

Dia menjelaskan Gemarikan merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan Komisi IV DPR RI.

“Dalam rangka memperbaiki gizi masyarakat. Juga, memberikan motivasi kepada UKM – UKM di daerah khususnya yang bergerak di bidang kelautan. Sehingga program ini berkaitan satu dengan yang lainnya. Kami harapkan kepada pemerintah kota berkelanjutan terus – menerus dalam rangka memperbaiki gizi masyarakat,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Ia menceritakan bahwa Peningkatan tumbuh kembang anak Jepang dalam beberapa dekade terakhir diasumsikan karena perpindahan dari konsumsi sumber hidrat arang ke arah konsumsi ikan dan sumber laut lain yang dikaitkan dengan berbagai zat gizi essensial tersebut.

“Budaya makan ikan yang tinggi dalam masyarakat Jepang telah membuktikan terjadinya peningkatan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak anak di Jepang,” tuturnya menceritakan.

“Beberapa manfaat makan ikan pula diantaranya menurunkan berat badan, menurunkan risiko kanker, membuat fungsi otak meningkat, melawan peradangan pada tubuh, membantu kesehatan mata, dan membantu mencegah asma pada anak,” tambahnya.

Dengan demikian, Anggota Komisi IV DPR RI ini juga mengharapkan, gerakan masyarakat makan ikan dapat menekan dan mencegah stunting.

“Utamanya pada anak – anak yang akan menjadi generasi penerus. Kita harapkan, melalui gemarikan maka kesehatan masyarakat akan diperbaiki termasuk yang kena stunting. Karena stunting itu merusak pertumbuhan masyarakat dan anak serta proses belajarnya di mana saja,” tuturnya.

Kegiatan ini dilanjutkan penyerahan bantuan Gemarikan yaitu hasil olahan ikan berupa bakso ikan, nugget ikan, otak-otak ikan, Bakso ikan, ikan bandeng, dan empek ikan kepada 500 paket yang riserahkan 50 paket secara simbolis di rujab Wali kota Makassar

Dalam kegiatan ini turut hadir dalam kegiatan itu Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Wali Kota Makassar yang diwakili oleh Asisten II Dra. Hj. Sittiara, M. Si, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Makassar, Beberapa perwakilan Ibu hamil, menyusui dan usia produktif dan tamu undangan lainnya.

Sebelum dilaksanakan di Makassar kegiatan Safari Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) ini pula telah dilakukan di Kabupaten Bantaeng.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top