DAERAH

Bupati Sukoharjo Takut Investor Lari Akibat Unjuk Rasa Anarkis

 

 

SUKOHARJO, EDUNEWS.ID – Aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Kabupaten Sukoharjo akhir-akhir ini, membuat Bupati Wardoyo Wijaya khawatir. Politisi PDIP itu menilai, aksi tak simpatik tersebut akan mengganggu image atau gambaran tentang Kota Sukoharjo yang selama ini sangat kondusif.

Seperti diketahui aksi ribuan warga terdampak pabrik serat rayon PT Rayon Utama Makmur (RUM) terus dilakukan warga dalam tiga bulan terakhir. Puncaknya, Kamis pekan lalu mereka menggeruduk Kantor Bupati Sukoharjo menuntut penutupan pabrik milik PT Sritex yang mengeluarkan bau busuk tersebut.

Tak puas dengan jawaban Bupati Wardoyo Wijaya, mereka melempari kantor bupati dengan botol air mineral. Aksi dilanjutkan dengan menduduki akses masuk PT RUM di Desa Plesan, Nguter. Amarah wargapun memuncak hingga merusak sejumlah fasilitas perusahaan.

Bupati Wardoyo Wijaya menyayangkan peristiwa tersebut. Menurut dia, apapun alasannya aksi tersebut sangat merugikan bagi Kabupaten Sukoharjo, yang selama ini dinilai sangat kondusif. Sukoharjo bahkan dikenal ramah investasi dan menjadi daerah terbesar nilainya se eks Karesidenan Surakarta.

“Investor sekarang ini berlomba-lomba ke Sukoharjo dan menjadikan indeks angka pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Tengah ini,” ujar Wardoyo, Rabu (28/2/2018).

Wardoyo berharap aksi demonstrasi anarkis lalu dijadikan pembelajaran bagi semua pihak. Wardoyo mengingatkan agar masyarakat mengedepankan komunikasi agar kejadian besar seperti tidak terulang lagi dan tidak berdampak bagi pertumbuhan investasi di Kota Makmur.

“Pasti kejadian besar seperti itu ada dampaknya, tapi semua ini untuk pelajaran bagi kita semua. Kita berharap tidak ada kejadian seperti ini lagi,” tandasnya.

Wardoyo mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Sukoharjo yang lebih baik. Jika ada sesuatu hal, dia mengajak untuk dibicarakan. Ia yakin, perusahaan-perusahaan yang ada di wilayahnya pro aktif untuk kepentingan masyarakat.

Terkait kerusakan yang ditimbulkan akibat aksi demo warga, pihaknya menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

To Top