MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Pemerintah Kota Makassar resmi menerima penyerahan aset dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Langkah kolaboratif ini menjadi dukungan nyata dalam percepatan pembangunan kawasan Stadion Untia, yang diproyeksikan sebagai pusat aktivitas olahraga sekaligus kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Kota Makassar.
Penyerahan aset dilakukan langsung oleh Direktur PIP Makassar, Rudy Susanto, kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (5/6/2026).
Direktur PIP Makassar, Rudy Susanto, menegaskan komitmen institusinya untuk terus mendukung program-program strategis yang digagas Pemerintah Kota Makassar, khususnya pembangunan infrastruktur yang memiliki dampak luas bagi masyarakat.
“Kami akan terus mendukung program-program strategis dari Bapak Wali Kota Makassar,” ujar Rudy usai pertemuan, seperti dilansir dari makassarkota.go.id.
Kolaborasi Strategis
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun. Baginya, dukungan dari PIP Makassar merupakan modal krusial untuk mewujudkan pembangunan kawasan stadion yang terintegrasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
“Kolaborasi antarinstansi menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Munafri.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga memberikan gambaran mengenai proses pembangunan yang akan berlangsung. Ia meminta pengertian pihak PIP dan warga sekitar terkait mobilitas kendaraan berat yang akan beroperasi di lokasi proyek dalam waktu dekat.
“Kami perlu sampaikan, nanti dalam pembangunannya mungkin jalanan di sana akan berdebu karena mobil besar akan lewat bolak-balik, mohon disupport,” katanya.
Selain akses jalan, Munafri memastikan Pemerintah Kota Makassar juga fokus pada penyediaan infrastruktur dasar lainnya seperti penyediaan air bersih dan aliran listrik untuk menunjang optimalisasi kawasan stadion.
Mekanisme Hibah
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Muhammad Dakhlan, menjelaskan bahwa proses ini merupakan penyelesaian status lahan yang sebelumnya berstatus pinjam pakai. Mengingat masa berlaku pinjam pakai telah berakhir dan lahan tersebut masuk dalam area pengembangan Stadion Untia, maka dilakukan mekanisme hibah.
“Karena kawasan tersebut masuk dalam pengembangan stadion, maka yang akan diserahkan adalah bangunan dan fasilitas yang berdiri di atasnya,” jelas Dakhlan.
Ia merinci bahwa proses ini melibatkan pertukaran aset yang saling menguntungkan. Pemerintah Kota Makassar menerima aset lahan dari PIP seluas 8.188 meter persegi. Sebagai gantinya, Pemkot Makassar juga akan menghibahkan lahan seluas 10.416 meter persegi yang saat ini digunakan oleh PIP, di mana di atas lahan tersebut telah berdiri bangunan dan sebagian ruas jalan lingkar PIP.
“Pemerintah kota juga nantinya akan menghibahkan lahan yang saat ini digunakan oleh PIP sesuai mekanisme yang berlaku,” pungkasnya. (*)
