DAERAH

Selain Siap Mundur dari Jabatan Kadispora Sulbar, Muhammad Hamzi juga Siap Menjalani Proses Hukum

Surat pengunduran diri Muhammad Hamzi dari jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulbar.

EDUNEWS.ID – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Barat, Muhammad Hamzi, mengaku siap dicopot atau siap mengundurkan diri sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Selain itu, Muhammad Hamzi juga siap menjalani proses hukum terkait adanya dugaan pelanggaran dalam polemik Paskibraka tersebut.

Hal tersebut, tertuang dalam surat pernyataan, dan ditandatangani langsung oleh Muhammad Hamzi diatas materai Rp 10.000 , di Kantor DPRD Provinsi Sulbar, Senin (02/08/2021).

Pernyataan siap pengunduran diri dan pengakuan siap menjalani proses hukum, setelah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dan mendesak pengunduran diri Muhammad Hamzi dari jabatan Kadispora Sulbar.

Ia mengatakan, kesalahan tersebut berawal dari kelalaian salah satu kepala bidang di Dispora Sulbar, namun sebagai pimpinan dirinya siap mempertanggung jawabkan sesuaikan dengan aturan yang berlaku.

“Meski ini kelalaian kepala bidang saya, sebagai pimpinan saya bertanggung jawab dan akan mundur dari jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sulawesi Barat,” kata Muhammad Hamzi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Barat, Muhammad Hamzi.

Koordinator Lapangan Aliansi Pemerhati Keadilan Generasi Pemuda Sulbar dari Kabupaten Mamasa, Tambrin mengatakan, pihaknya akan tetap mengawal surat tersebut, ke tingkat pimpinan Sulbar.

”Kita akan kawal sampai ke Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar dan anggota DPR Provinsi Sulawesi Barat,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Aliansi Pemerhati Keadilan Generasi Muda Sulbar menggelar aksi unjuk rasa, pihaknya meminta Kadispora mundur dari jabatannya.

Aksi unjuk rasa itu, digelar dikarenakan gagalnya dua anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) gagal bertolak, ke Jakarta, karena dinyatakan positif Covid-19.

Namun setelah dua hari berselang dinyatakan positif, ke-dua calon Paskibraka Nasional, tidak terkonfirmasi positif-19 berdasarkan hasil swab PCR.

Bahkan dalam pergantian Paskibraka, mahasiswa menilai adanya kejanggalan, dikarenakan bukan cadangan yang diambil untuk bertolak ke Jakarta.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top