EDUNEWS

Maju Pilrek Unhas, Prof Abdul Kadir Ingin Jadikan Unhas Entreprenurial University

MAKASSAR, EDUNEWS.ID— Maju sebagai Calon Rektor Unhas 2022-2026, Direktur Jenderal Pelayanan Kemenkes RI, Prof Abdul Kadir punya rencana besar.

Prof dr Abdul Kadir mengatakan, dirinya ingin menjadikan Unhas sebagai Entreprenurial University dengan merajut Benua Maritim Indonesia yang tertuang dalam visi misi Unhas.

Prof Abdul Kadir mengungkapkan, Unhas merupakan bagian penting dari dirinya. Ia telah mengabdi sebagai dosen di kampus jas merah itu kurang lebih 32 tahun.

Sebagai dosen Unhas yang telah mengabdi selama 32 tahun, dirinya merasa ikut bertanggung jawab dalam memajukan Unhas dengan pengalaman organisasi dan pengalaman memimpin institusi rumah sakit dan jabatan eselon 1 di Kemenkes RI.

“Saya merasa yakin dan mampu untuk membawa UNHAS sebagai universitas terbaik di Indonesia dan Asia,” tutur Prof Kadir sapaan akrab Prof dr Abdul Kadir.

Prof Kadir juga punya Keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan dengan peningkatan pendapatan Unhas melalui cara kreatif dan inovatif.

“Saya ingin membangun sistem Tri Dharma yang dapat menfasilitasi seluruh komponen civitas akademika untuk memberikan kinerja terbaiknya,” ujarnya.

Unhas sebagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, lanjut dia, harus mampu menjawab tantangan di era sekarang. Karena itu, Prof Kadir ingin membangun budaya entrepreneur dan inovasi tanpa meninggalkan fungsi utama mencerdaskan anak bangsa.

Tak kalah penting, Prof Kadir komitmen untuk membangun budaya berkelanjutan regenerasi kepemimpinan yang mampu bertranformasi dengan mengacu kepada kompetensi dan kapabilitas.

Prof Kadir paham betul tantangan perguruan tinggi saat ini. Karena itu, ia bertekad menjadikan Unhas sebagai entrepreneurial university.

Mengapa harus menjadi Entrepreneurial University?

Prof Kadir menjelaskan, entrepreneurial university adalah pergeseran misi pendidikan tinggi yang semula hanya sebagai penyedia pendidikan (teaching university) dan pencipta IPTEKS (research university) menjadi penghiliran hasil Tri Dharma guna memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan negara.

“Esensi dari entreprenurial university adalah memberikan added value (nilai tambah) terhadap bangsa dan negara serta berkontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan,” jelas mantan Direktur Utama Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) itu.

Menurutnya, ada tiga alasan menjadikan Unhas sebagai entrepreneurial university. Pertama, keberhasilan Unhas dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing. Kedua, keberhasilan Unhas dalam publikasi dan sitasi hasil riset (research university).

Ketiga, hasil Tri Dharma Unhas perlu dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi pembangunan bangsa dan negara (Communiversity & humaniversity).

Dia menguraikan tujuan dan strategi transformasi menjadi entrepreneurial university.

Pertama menghasilkan lulusan yang berkualitas, berdaya saing, berakhlak mulia serta memiliki jiwa entrepreneurship. Kedua, menghasilkan penelitian yang unggul dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan DUDI baik masa kini maupun mendatang.

“Ketiga, meningkatkan peran Unhas sebagai agen perubahan (agent of change) dalam pembangunan regional, nasional dan internasional melalui hilirisasi hasil Tri Dharma,” tutur Prof Kadir.

Dalam visi misinya Prof Kadir juga menguraikan indikator kinerja utama Unhas sebagai entrepreneurial university. 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top