Pendidikan

Hadapi MEA, Distribusi Perawat belum Merata

ILUSTRASI

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Hari Kesehatan Nasional kali ini penuh tantangan dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Salah satu ujung tombak dunia medis, perawat berperan besar untuk menyukseskan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Namun tantangan saat ini, masih banyak lulusan perawat yang ditempatkan tidak sesuai dengan keahliannya.

“Misalnya di puskesmas kita ketahui lulusan Ners seharusnya bisa sesuai dengan keahliannya, ini justru ditempatkan di administrasi. Begitu juga lainnya. Distribusi belum merata ini jadi tantangan,” kata Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Junaiti Sahar, kemarin (11/11/2016).

Junaiti menambahkan perawat yang sejahtera adalah perawat yang bisa memelihara kesehatan dan melakukan praktek hidup sehat. Sejahtera secara umum, kata dia, adalah perawat dengan tingkat ekonomi dan pendidikan yang sudah mencukupi.

Untuk memperingati Dies Natalis ke-31, FIK UI akan menyelenggarakan The 1st International Nursing Scholars Congress (INSC) pada 15-16 November 2016, pukul 08.00-17.00 WIB di Margo Hotel Depok.

Mengangkat tema “Moving Forward Through the Roles of Nurses Impacting SDGs Achievement: Strategies and Implementation” dalam kongres ini akan dibahas tentang bagaimana implementasi dan strategi perawat dalam menghadapi SDGs dengan sasaran peserta tidak hanya perawat pendidik, tetapi juga praktisi dan pembuat kebijakan.

“Tujuan penyelenggaraan kongres ini untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan serta mempersiapkan perawat yang optimal untuk menghadapi SDGs,” katanya.

To Top