Pendidikan

Polemik Ma’ahad Al-Zaitun, Mustaqim : Guru Diberhentikan Secara Sepihak

KOMISI VIII saat menerima pengaduan Guru-Guru Ma’had Al-Zaytun, di Gedung DPR RI, Kamis (19/1/2017).

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Mustaqim salah seorang tenaga pengajar di Ma’ahad Al-Zaitun mengatakan permasalahan yang terjadi sebenarnya adalah banyak guru didemisionerkan sebagai tenaga pengajar dan dan pejabat-pejabat struktural pendidikan secara sepihak.

Padahal para guru tersebut telah diangkat sebagai guru tetap dan ber SK dari Yayasan tahun 1999.

“Seharusnya kami berada ditengah-tengah anak didik, dan keberadaan kami sebagai pengajar di Al- Zaytun resmi oleh Yayasan dan negara, yang terjadi, apabila kami ingin menjadi guru atau mengajar maka harus ikuti prosedur sedangkan prosedurnya kami harus melakukan permohonan untuk mengajar seperti guru yang baru melamar pekerjaan,” paparnya.

Padahal para guru tersebut telah mengajar sudah 17 tahun, sehingga menolak, dan nanti kalau sudah mengikuti prosedur dangan mengajukan permohonan lamaran, akan dikontrak selama 2 tahun, padahal sudah berstatus guru tetap.

Selain itu, para guru juga merasa sedih dengan penghinaan yang dilakukan Panji Gumilang sebanyak dua kali dan dianggap sangat menyakitkan hati para guru.

To Top