Gaya Hidup

Kerja dari Tempat Tidur Tak Baik untuk Kesehatan

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Presiden Joko Widodo mengimbau seluruh warga untuk bekerja di rumah atau work from home sebagai bentuk pencegahan penyebaran infeksi virus corona (Covid-19). Proses ini memungkinkan orang tak perlu datang ke kantor atau lokasi kerja dan, cukup melakukan rutinitas tersebut di rumah. Dengan begitu, intensitas tatap muka antar-orang pun berkurang demi mengerem laju sebaran virus SARS CoV-2.

Bekerja dari rumah memang bisa dilakukan di mana saja. Asalkan, jangan di tempat tidur.

Ada sejumlah alasan yang membuat bekerja dari tempat tidur saat work from home tak dianjurkan. Beberapa di antaranya karena kerja dari tempat tidur dapat mengganggu pekerjaan, kesehatan punggung, kesehatan mental, tidur, hingga mengurangi kebersihan diri.

“Ada sejumlah alasan mengapa bekerja dari tempat tidur adalah ide yang buruk. Tidak hanya buruk untuk kesehatan fisik dan postur tubuh Anda, tetapi juga tidak membantu secara psikologis,” tutur psikolog Charlotte Armitage kepada Metro.co.uk.

Armitage menjelaskan, masalah utama yang muncul saat bekerja dari tempat tidur adalah gangguan pada otak yang berhubungan dengan kesehatan mental. Otak bakal kesulitan membuat hubungan antara lokasi dan perilaku.

Selama ini, otak mengasosiasikan tempat tidur sebagai tempat untuk beristirahat, sedangkan kantor sebagai tempat untuk bekerja. Saat tempat tidur berubah menjadi tempat kerja, maka otak bakal kebingunguan dan berdampak pada produktivitas yang menurun.

“Jika Anda bekerja di kamar di rumah Anda, Anda akan mulai mengasosiasikan rumah Anda dengan pekerjaan. Idealnya, Anda membutuhkan ruang yang khusus untuk pekerjaan,” ujar Armitage.

Jika bekerja dari tempat tidur, Armitage mengatakan akan terdapat batas yang kabur antara tidur dan bekerja. Dampaknya, akan muncul kesulitan untuk tidur.

“Tempat tidur harus tetap menjadi tempat yang berhubungan dengan aktivitas yang tenang dan tidur,” ucap Armitage.

Selain itu, penelitian menunjukkan bekerja dari tempat tidur bakal meningkatkan kuman dan bakteri karena ada banyak kegiatan dan benda yang dilakukan di tempat tidur saat bekerja. Tentu saja, hal ini bukan cara yang baik di tengah wabah virus corona.

Studi dari Amerisleep menunjukkan manusia meninggalkan 15 juta sel kulit setiap malam dan membuat lebih dari 5 juta jenis bakteri berkembang biak di seprai jika tidak di cuci selama seminggu.

Bekerja di tempat tidur akan meningkatkan risiko terkena penyakit dua kali lipat lebih tinggi.

Oleh karena itu, work from home saat wabah virus corona sebaiknya dilakukan di ruangan lain seperti ruang tamu, ruang keluarga, teras, atau pekarangan rumah.

Bagi anak kost yang hanya memiliki satu ruangan, selalu bersihkan tempat tidur setiap hari dan bekerja di sudut ruangan yang mendapatkan cahaya alami. Cahaya matahari baik untuk kesehatan dan dapat membunuh kuman.

Usahakan pula untuk bekerja dengan punggung lurus untuk mencegah sakit punggung di malam hari.

cnn

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top