News

Dugaan Pencemaran Nama Baik Djuli Mambaya, Parkindo Sulsel Lapor ke Polda Sulsel

MAKASSAR, EDUNEWS.ID-Partisipasi Kristen Indonesia provinsi Sulawesi Selatan (Parkindo Sulsel) melaporkan pencemaran nama baik disalah satu grup Facebook. Pencemaran nama baik tersebut berubah chat grup WA yang tersebar di berbagai grup facebook toraja yang mencapai puluhan ribu anggota nya. Salah satu nya Forum Politik Toraja.
Chat WA tersebut membicarakan kode “ djm” yang netizen menganggap mengarah terhadap Djuli Mambaya.
Eliyah Sampetoding, sekertaris Parkindo yang di konfirmasi menyatakan bahwa isu tersebut sudah ada sejak beredar nya postingan dugaan fitnah terhadap ketua Parkindo Sulsel pada kamis (19/4/2018) lalu.
“Hari kamis sudah dapat informasi. Jumat kemarin kami rencana melaporkan hal tersebut”. katanya, dalam keterangan Senin (23/4/2018).
Ia menuturkan, pada awalnya diharapkan penyelesaian secara kekeluargaan khususnya fitnah terhadap bapak Djuli Mambaya.
“Tetapi hal ini semakin ter-ekspos di berbagai grup facebook. Sehingga perlu diluruskan dan ditindak lanjuti masalah fitnah ini agar tidak terulang kemudian hari,” papar Eliyah.
Menurut Eliyah semakin santer nya isu ini dan banyak teman-teman yang tidak tergabung dalam grup bahkan orang-orang tua yang tidak memiliki facebook mempertanyakan kebenaran isu tersebut.
“Mayoritas netizen langsung menghakimi pada komentar tanpa konfirmasi kebenaran nya, ini sudah menjatuhkan nama baik” lanjut Eliyah
Eliyah juga melaporkan beberapa account facebook netizen yang selalu memberikan informasi hoax. Semua sudah masuk dalam lampiran data laporan.
Laporan sendiri masuk ke Polda Sulsel yang dilakukan oleh pengurus Parkindo Sulsel. Beberapa bukti dokumen dan data sudah diserahkan ke pihak berwajib dan akan diusut. Pemanggilan saksi yang sendiri akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Parkindo Sulsel akan memperhatikan permasalahan sosial seperti ini, sesuai misi pohon terang. kita masyarakat harusnya Lakukan hal positif dan bermanfaat daripada sibuk menebar hal buruk disekitar” tutup Eliyah. | rls/ edunews

To Top