Nasional

Dekan FK UI Tegaskan belum ada Bukti Ilmiah Ivermectin bisa sembuhkan Pasien Corona

Ilustrasi.

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Ari Fahrial Syam, menegaskan hingga saat ini belum ada bukti ilmiah Ivermectin yang biasa digunakan untuk obat cacing dapat mengobati COVID-19.

“Memang didapatkan hasil yang tidak signifikan disebutkan di situ demikian, jadi memang dalam studi-studi kecil disebutkan ada perbaikan tapi disebut ini low evidence-nya, jadi terus terang saja ini yang kita bilang bahwa sampai saat ini belum ada firm obat ini memang bisa mengatasi COVID-19,” ujar Ari.

Ari menuturkan sampai saat ini izin edar yang dikeluarkan BPOM untuk Ivermectin adalah sebagai obat cacing. Sementara itu, BPOM sudah mengeluarkan izin untuk uji klinik Ivermectin untuk penanganan pasien COVID-19.

Uji klinis terhadap Ivermectin sedang dilakukan di delapan rumah sakit, yaitu RS Wisma Atlet, RS Esnawan, RS Suyoto, RSPAD Gatot Subroto, RS Persahabatan, RS. Sulianti, RS Adam Malik, dan RS Pontianak.

Untuk itu, Ari mengatakan masyarakat harus menunggu hasil uji klinis dari Ivermectin. Masyarakat diminta untuk tidak percaya pada klaim-klaim sepihak tanpa bukti ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga saat ini belum ada hasil signifikan dari studi-studi ilmiah terakhir terkait efikasi dari Ivermectin itu untuk obat COVID-19. Selain itu, Ari menuturkan masih perlu studi-studi lanjutan untuk menentukan berapa banyak dosis yang diberikan, berapa lama menggunakan obat tersebut, dan mengetahui bagaimana efikasi dari obat itu untuk pengobatan pasien COVID-19.

 

tmp

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top