Nasional

Petugas Mulai Kewalahan Makamkan Jenazah Covid-19

Ilustrasi.

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Nuryasin mengungkapkan timnya sudah kewalahan memakamkan jenazah Covid-19 di Jakarta. Pria yang menjadi anggota pemulasaran jenazah pasien Covid-19 itu mengatakan pada Jumat, 25 Juni 2021, mereka sudah memakamkan 27 jenazah.

“Kemampuan kami biasanya sampai besok pagi maksimal hanya 12 jenazah. Itu pun kami sudah tidak tidur sama sekali,” kata dia setelah memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, kemarin.

Nuryasin adalah anggota Tim Monas, yang bertugas melakukan pemulasaran jenazah pasien Covid-19. Seiring meningkatnya kematian akibat virus Corona, timnya harus berjibaku siang malam untuk memakamkan jenazah Covid-19.

Dalam catatan DKI, kemarin terdapat tambahan 70 pasien Covid-19 yang meninggal di Ibu Kota. Tingkat kematian tercatat 1,6 persen.

Angka kematian terus meningkat seiring kasus Covid-19 yang melonjak tajam dalam satu bulan terakhir ini. Bahkan mulai ada pasien Covid-19 yang meninggal di rumah.

Seperti yang kemarin ditangani Nuryasin. Jenazah berinisial I, itu harus tertahan di rumahnya di kawasan, Jakarta Utara selama sehari sebelum dievakuasi Nuryasin dan timnya.

Menurut Ketua RT 07/ RW 011 Pademangan Barat Sudarto mengatakan jenazah tersebut sedianya akan dimakamkan keluarga ketika dinyatakan meninggal pada Kamis, 24 Juni 2021. Namun batal karena petugas Puskesmas menyatakan jenazah tersebut positif Covid-19 dan harus dimakamkan secara protokol kesehatan.

Menurut Nuryasin, petugas pemakaman jenazah Covid-19 kelelahan juga karena jarak pemakaman yang terlalu jauh. Seperti diketahui saat ini, DKI hanya menyediakan satu lahan TPU untuk pemakaman pasien yang terpapar Corona yaitu di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

“Mungkin jarak juga, karena dulu kan ada dua tempat ya. Sekarang kan cuma satu pintu, sehingga terjadi antrean,” tutur dia.

TPU Rorotan kini menjadi tumpuan DKI untuk memakamkan jenazah Covid-19 setelah TPU Pondok Ranggon dan beberapa TPU lainnya penuh.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan saat ini TPU Rorotan sudah terisi sekitar 900 petak makam. Padahal, kata dia, TPU Rorotan adalah kawasan baru yang dikhususkan untuk jenazah Covid-19.

#jagajarak

#cucitangan

#pakaimasker

 

 

 

tmp

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top