Hukum

OTT Kejati, KPK Tangkap Dua Jaksa DKI, Dua Pengacara dan Satu swasta

JAKARTA, EDUNEWS.ID – KPK menyebut operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan berkaitan dengan penanganan perkara di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Ada 5 orang yang ditangkap dalam OTT itu.

“Kami mendapat informasi dugaan transaksi suap terkait penanganan perkara pidana di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” jelas Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan, Jumat (28/6/2019).

Lima orang yang ditangkap itu disebut Syarif terdiri dari 2 jaksa, 2 pengacara, dan seorang pihak swasta. Kelimanya disebut Syarif masih berada di KPK untuk menjalani pemeriksaan awal.

“Sebagaimana diatur di hukum acara pidana, maka KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan ini,” ujar Syarif.

Dalam OTT itu KPK juga menyita barang bukti berupa uang sebesar 21 ribu dolar Singapura. Namun jumlah itu baru informasi awal karena tim KPK masih melakukan penghitungan secara rinci.

Sebelumnya Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan OTT itu adalah kolaborasi antara KPK dengan Kejaksaan Agung (Kejagung). Prasetyo juga menyebut perkara itu nantinya diambil alih oleh Kejagung.

dtk

To Top