Ekonomi

Pemerintah Perpanjang Izin Ekspor PT Freeport sampai 2019

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Pemerintah telah menandatangani perpanjangan izin ekspor konsentrat PT. Freeport Indonesia hingga tahun 2019.

Dengan ditandatanganinya izin ekspor ini maka Freeport bisa melakukan ekspor konsentrat hingga 2019 mendatang.

Juru bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama mengatakan jika pengajuan surat rekomendasi ekspor telah diajukan sejak 8 Februari lalu dan pemerintah sudah mengeluarkan izin tersebut.

“ Izin ekspor sdh disetujui ESDM dan Kemendag. Jadi kami sudah bisa ekspor,” ungkap Riza saat dikonfirmasi edunews, Kamis (1/3/2018).

Izin tersebut, kata Riza berlaku selama setahun. Ini berarti , PT Freeport akan kembali bebas melakukan eskpor hingga 2019 mendatang.

Riza juga mengatakan pihaknya sudah mulai melakukan pembangunan smelter. Ia menjelaskan sesuai hasil verifikasi tim verifikator, yaitu PT. Surveyor Indonesia, tTahap perencanaan sudah 90 persen.

Pembangunan smelter Freeport menunjuk PT Surveyor Indonesia untuk memeriksa progres smelter tersebut. Hasil evaluasi smelter menyatakan kemajuan pembangunan smelter mencapai 2,43 persen.

Capaian itu sesuai dengan rencana pembangunan selama satu tahun. Dia mengungkapkan ada sekitar 38 item rencana kerja yang digarap selama satu tahun terakhir.

Freeport Indonesia telah mendapatkan enam rekomendasi ekspor konsentrat tembaga sejak 2014. Terakhir, rekomendasi diberikan untuk jangka waktu satu tahun, yakni 17 Februari 2017-16 Februari 2018 dengan kuota sebanyak 1,11 juta ton.

Hingga akhir tahun lalu, realisasi ekspor konsentrat tembaga Freeport Indonesia pada periode rekomendasi tersebut telah mencapai 921.137 ton atau 82,76 persen dari kuota.

EDUNEWS

To Top