Nasional

Anies tak Lagi Relevan Ikut Pilkada DKI 2024, Tapi Capres!

anies baswedan

JAKARTA, EDUNEWS.ID– Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia menyatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah dipersepsikan sebagai tokoh nasional. Menurut dia, Anies tak lagi menjadi tokoh daerah, meski panggung politiknya adalah Jakarta.

“Artinya di 2024 Anies sudah tidak lagi relevan kalau dia mengikuti Pilkada DKI,” kata dia dalam diskusi daring ihwal evaluasi kinerja pemerintah DKI di akhir jabatan Anies, Kamis, (24/3/2022) dikutip dari tempo.co

Dedi memaparkan gerak politik Anies berada di level nasional dilihat dari penerimaan publik terhadap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. Menurut dia, reputasi dan citra Anies stabil sejak masih menjabat menteri.

Bahkan saat menjabat gubernur, Anies berhasil menarik perhatian publik dalam aspek penanganan pandemi Covid-19. IPO mengambil sampel dari responden nasional, tapi tak dirincikan jumlahnya.

Hasil survei IPO menunjukkan, 20,6 persen responden menganggap pemerintah DKI menangani pandemi dengan baik. Kemudian dilanjutkan Jawa Tengah (16,9 persen) dan Jawa Timur (12,5 persen). Daerah-daerah lainnya di bawah 8 persen.

Jakarta juga menempati posisi teratas untuk survei kepala daerah paling responsif menangani hal krusial. IPO mencatat 30,5 persen responden menganggap Anies responsif menangani persoalan publik. Posisi kedua ditempati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar 15,3 persnen.

Dari angka ini, Dedi berpendapat, pemerintah DKI berhasil mempropagandakan bahwa Anies Baswedan adalah kepala daerah yang responsif mengatasi hal genting.
“Sudah pasti itu sebagai prestasi propaganda DKI Jakarta yang berhasil dipersepsikan publik sebagai gubernur yang responsif dalam menangani beberapa hal krusial,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com