Politik

Istana : Intoleransi Bisa Ganggu Pak Jokowi jadi Presiden lagi

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menghadiri acara deklarasi Relawan Jokowi Bersatu (RJB) di Gedung Djoang 45, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3/2018). Diaz mengapresiasi relawan yang sudah berkumpul dan mendukung Jokowi untuk kembali maju di Pilpres 2019.

“Jadi saya ucapkan terimakasih atas undangannya dan kami apresiasi kawan-kawan sudah kumpul-kumpul pasca diusungnya pak Jokowi jadi presiden lagi oleh beberapa partai termasuk PDIP, ” ujar Diaz di lokasi.

Menurut Diaz deklarasi Jokowi kembali menjadi capres merupakan langkah tepat, mengingat track record yang dimiliki Jokowi sejak menjadi Walikota Solo. “Jadi kita sekarang mendukung yang sudah dikenal hingga tingkat internasional dan diakui presiden adalah presiden terbaik di sini,” imbuh dia.

Kendati demikian, menurutnya, ada tantangan berbeda yang akan dihadapi Jokowi untuk memenangkan perhelatan pilpres periode keduanya nanti, salah satunya disintegritas bangsa.

“Intoleransi keberagaman Indonesia yang dibanggakan pak Presiden bisa dimanfaatkan orang tertentu, keberagaman bisa dimanfaatkan untuk tujuan politik semata. Dan bisa dimanfaatkan untuk mempengaruhi pilpres, mempengaruhi pak Jokowi (tidak terpilih) jadi presiden yang kedua kali,” tutupnya.

To Top