Politik

Survei : Calon Gubernur Maluku Petahana Masih Unggul

 

 

AMBON, EDUNEWS.ID – Media Survei dan Strategi (MSS) baru saja merilis hasil elektabilitas calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Maluku periode 2018-2022. MSS menyebut calon petahana, Said Assagaff dan calon wakilnya Anderias Rentanubun masih unggul jika dibandingkan dua penantangnya.

Berdasarkan data elekatbilitas yang diterima, Ahad (25/3/2018), Assagaff-Anderis bertengger di angka 41.50 persen, Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath 25.00 persen dan berada diposisi terakhir Murad Ismail-Barnabas Orno 13.40 persen.

Dari hasil publik yang tidak menjawab sebesar 20.10 persen. Sementara pada tingkat kandidat dikenali oleh khalayak, Assagaf-Anderias berada di angka 85.10 persen, sementara lawan-lawannya dengan angka rata-rata 60 persen.

“Dari sisi kinerja incumbent, masyarakat sangat menyukasi Assagaff dengan presentase 67.93 persen serta tingkat keberhasilan 69.30 persen,” ungkap Direktur MSS, Husain Marasabessy melalui rilisnya.

Dia menguraikan, dari aspek seperti keamanan, pendidikan, pelayanan kesehatan, transportasi darat hingga infrastruktur pembangunan jalan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah di atas 60 hingga 85 persen.

Jadi mayoritas publik menilai, Said Assagaff adalah Gubernur berpengalaman untuk memimpin Maluku lima tahun mendatang. Sementara dari mayoritas pendukung partai politik ke Said Assagaff, lanjut Marasabessy, banyak partai bukan berarti banyak pendukung.

Karena pilkada merupakan jualan figur. Hal ini terbukti dengan minimnya parpol dalam mendukung pasangan Santun. “Mayoritas partai bukan variabel kemenangan. Pilkada itu soal jualan figur. Santun masih memimpin klasemen Pilkada Maluku dengan presentase 41.50 persen. Kemudian margin antara Santun dan Hebat 16.5 persen, sementara margin antara Hebat dan Baileo 11.6 persen,” kata Marasabessy.

Marasabessy mengungkapkan, swing voter atau perilaku pemilih yang berubah atau berpindah pilihan partai atau calon akan menjadi rebutan ketiga pasangan, di sisa 93 hari menuju hari pemilihan kepala daerh pada 27 Juni mendatang.

“Apakah Santun akan terus melaju meninggalkan Hebat dan Baileo, ataukah Hebat yang akan mengejar ketertinggalannya dari Santun, dan ataukah Baileo akan tetap menjadi juru kunci atau berusaha menyalip Hebat untuk mendekati Santun?. Kita tunggu sampai 27 Juni 2018. Yang pasti berbagai strategi dan taktik akan dimainkan oleh 3 pasangan ini,” ujarnya.

Survei itu dilakukan sejak 5-Maret 2018 dengan metode tatap muka terhadap 440 responden di seluruh kabupaten/kota.

To Top