Politik

Timses Gus Ipul-Puti Kena Semprit Panwaslu

 

 

MADIUN, EDUNEWS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengeluarkan larangan memasang gambar tokoh nasional, yang bukan pengurus partai politik dalam Alat Peraga Kampanye (APK).

Namun, Panwaslu Kota Madiun masih menemukan pemasangan tokoh nasional di sejumlah titik oleh tim sukses calon kepala daerah. Karena itu, Panwaslu Kota Madiun mendatangi posko pemenangan pasangan calon gubenur dan wakil gubenur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno.

Panwaslu meminta kepada tim pemenangan paslon untuk segera menurunkan baliho bergambar Presiden pertama RI Soekarno serta pendiri Nahdhatul Ulama, KH. Hasyim Asyari.

Ketua Panwalsu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, mengatakan, pihaknya mencatat ada beberapa titik APK yang menggunakan gambar tokoh nasional. “Panwaslu memberikan waktu sekitar satu minggu kepada tim pemenangan untuk segera menurunkan APK tersebut,” kata Kokok.

Sementara itu, Ketua Posko Pemenangan Gus Ipul – Puti, Danardono, menjelaskan pihaknya akan menindaklanjuti imbauan Panwaslu tersebut. Baliho bergambar Soekarno maupun KH Hasyim Asyari akan diganti dengan gambar Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri. “Tercatat ada 10 titik APK yang harus diganti,” jelas Danardono.

Semua tokoh nasional yang bukan pengurus dari suatu parpol tak diperbolehkan dipasang pada APK partai, maupun paslon peserta Pilkada 2018. Untuk itu, desain dan materi konten APK harus dilaporkan kepada KPU agar sesuai dengan ketentuan.

To Top