Ekonomi

UI Ungkap Kontribusi Go-Jek ke Ekonomi Bandung

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kontribusi mitra Go-Jek kepada perekonomian Kota Bandung pada 2018 mencapai Rp 2,1 triliun. Hal itu diungkapkan dalam riset terbaru Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI).

Wakil Kepala LD FEB UI, Dr. Paksi C.K. Walandouw menjelaskan bahwa kontribusi dari Go-Jek menunjukkan bahwa teknologi mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi khususnya ke perekonomian daerah.

“Go-Jek sebagai pemain utama industri teknologi di Indonesia telah menunjukkan bagaimana inovasi teknologinya dapat memperluas peluang penghasilan bagi seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan dan usia,” tutur Paksi dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6/2019).

Di wilayah yang terkenal dengan kuliner khas Sunda, seperti cireng, batagor dan basreng ini, pertumbuhan juga terjadi pada kontribusi mitra UMKM Go-Food. Pertumbuhan ekonomi mitra Go-Food naik hampir lima kali lipat dibandingkan 2017.

“Pertumbuhan kontribusi mitra UMKM Go-Food ini antara lain disebabkan oleh optimalisasi fitur teknologi Go-Jek dan Go-Food yang semakin gencar digunakan oleh mitra UMKM,” ucapnya.

Go-Jek merupakan pintu pertama bagi berbagai UMKM di Bandung untuk memasuki dunia ekonomi digital. LD FEB UI menyatakan bahwa 76% mitra merchant mengalami kenaikan transaksi dengan rata-rata peningkatan omzet sebesar Rp 5,3 juta per bulannya. Selain Go-Food, perhitungan penelitian ini juga mencakup mitra-mitra Go-Jek lainnya, yaitu layanan Go-Ride, Go-Car, dan Go-Life.

Dengan jumlah mitra yang 79% mayoritasnya adalah perempuan, Go-Life dianggap berhasil meningkatkan partisipasi perempuan ke dalam ekonomi berbasis digital. Selain itu, peningkatan pendapatan mitra juga dapat berpegaruh terhadap kesejahteraan keluarga.

“Kenaikan pendapatan mitra Go-Life yang signifikan ini dapat membantu para mitra perempuan yang merupakan mayoritas dari mitra Go-Life. Riset ini menemukan bahwa pendapatan mitra perempuan Go-Life paling banyak dialokasikan untuk biaya pendidikan anak dan peningkatan gizi anak,” ujarnya.

dtk

To Top