Nasional

Wakil Ketua DPR: Jangan Ada Nobar Euro 2020!

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan jangan ada gelaran nonton bareng atau nobar Euro 2020 di tengah pandemi COVID-19. Dasco menyebut tradisi nobar perhelatan sepakbola akbar di Indonesia harus ditiadakan sementara.

“Saya mengingatkan kepada seluruh kalangan agar tidak tertular efouria Piala Eropa dengan cara melakukan nobar. Cukup nonton di rumah masing-masing saja. Ingat, grafik COVID-19 sedang sangat meningkat,” ujar Dasco dalam keterangannya, Jumat (25/6/2021).

Ia tidak ingin ada kluster baru nobar Euro 2020 atau Piala Eropa. Terlebih semakin mendekati babak final, kegiatan nobar kerap dilakukan masyarakat, baik di hotel, kafe, hingga di permukiman warga.

“Saya minta aparat dan birokrat setempat terus gencar melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya nobar Piala Eropa. Dan saya minta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memiliki kesadaran bersama dalam menanggulangi wabah COVID-19 ini,” kata Dasco yang juga Koordinator Satgas Lawan Covid 19 DPR RI ini.

Dasco menyadari nobar sepakbola seperti Euro 2020 adalah kegiatan positif dalam menjaga nilai-nilai sosial dan bermasyarakat, namun tidak untuk saat ini. Masyarakat harus sadar bahwa tempat isolasi dan rumah sakit sudah penuh dan kewalahan dalam menangani pasien yang terjangkit COVID-19.

“Jangan sampai gara-gara nobar perempat final, jadi tidak bisa nonton pertandingan final karena harus diisolasi karena terjangkit COVID-19. Jadi, tolong nonton Piala Eropa-nya di rumah saja,” ujar Ketua Harian Partai Gerindra ini.

Pemerintah memperbarui data penanganan virus Corona di Indonesia. Ada 20.574 kasus COVID-19 yang dilaporkan pada Kamis (24/6) kemarin.

Penambahan hari ini pun memecahkan rekor kasus COVID-19 sebelumnya. Data penambahan kasus Corona hari ini dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan lewat akun Instagram resminya, Kamis (24/6/2021). Data ini dihimpun setiap hari dengan cut off per pukul 12.00 WIB. Total kasus COVID-19 di RI yang ditemukan sejak Maret 2020 sampai hari ini sebanyak 2.053.995 kasus. Dari jumlah tersebut, 171.542 sebanyak merupakan kasus aktif. (dtk)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top