Puisi

Puisi: Mari Selingkuh

Oleh: Darah Mimpi*

Ciumlah bibirku, Tuhan
Agar marahku redam
Bimbinglah kaki pincangku untuk menendang keindahan senja yang Engkau ciptakan
Agar semua pedihku sanggup terlampiaskan, dan ia akan lebur, saat senja hambur
Jadikanlah aku putra lautan
Agar aku sanggup menenggelamkan hati babi yang bingung memperebutkan kursi tuan
Kemudian, dekaplah aku saat malam datang menyusupkan aura seram di kolong jembatan
Berilah aku sedikit kehangatan tubuh-Mu, aku kedinginan!
Angin liar membuatku tergigil
Dan anakku lapar, Tuhan!
Bolehkah aku menelan matahari-Mu?
Bolehkah aku menjadikan rembulan-Mu sebagai camilan?
Izinkan aku tumbuk bumi ini, agar semua akal tak memperpusingkan jabatan juga berlian
Aku hanya tak rela, mereka menyelingkuhi-Mu
Karena perselingkuhan mereka, membuat lupa akan jantungku yang tergantung di pinggiran rel kereta api
Sebaiknya, Kau selingkuh denganku, Tuhan. Tak perlu Kau bayar aku dengan permata, cukup izinkan aku merayu malaikat penjaga neraka-Mu
Aku ingin membakar tubuh mereka, lantas melahapnya, sebagai ganti mereka yang hina memangsa keringatku. Hanya itu, tak lebih!
Untuk itu……
Marilah kita berselingkuh malam ini, Tuhan
Janganlah Engkau sungkan.

 

Darah Mimpi. Bernama asli Titin Widyawati. Gadis yang dilahirkan pada tanggal 16 Juli 1995 ini amat menyukai pesona alam. Waktu senggangnya dihabiskan untuk melamun.

To Top