DAERAH

Mulawarman Nilai Salah Satu Faktor Perusak Demokrasi Adalah Lembaga Survei

Pengamat Sosial Mulawarman saat menanggapi narasumber dalam diskusi publik yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerakan Radikal Anti Tindak Pidana Korupsi (Garda Tipikor) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Warung Kopi (Warkop) Megazone, jalan Topaz Kota Makassar, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (13/3/2021), lalu.

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Pengamat sosial Mulawarman menilai salah satu faktor perusak demokrasi di Indonesia adalah lembaga survei.

Hal tersebut ia sampaikan saat menanggapi narasumber dalam diskusi publik yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerakan Radikal Anti Tindak Pidana Korupsi (Garda Tipikor) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Warung Kopi (Warkop) Megazone, jalan Topaz Kota Makassar, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (13/3/2021), lalu.

“Ada dua yang kita perangi ini. yang pertama kita perangi Pilkada langsung, kita minta dikembalikan ke Pilkada (DPRD), kemudian kita perangi itu lembaga survei. Lembaga survei juga itu parah, karena dia juga jadi konsultan, jadi kalau bupatinya bahwa harus dilakukan serangan fajar, pasti dilakukan serangan fajar, itu hasil konsultasi lembaga survei, jadi sangat parah lembaga survei ini,” kata Mulawarman.

Lanjut Mulawarman, dirinya mengaanggap berbicara demokrasi akan percuma jika tidak melakukan perubahan di inti permasalahannya.

“Omong kosong kalau kita terus berbicara ini, kalau tidak melakukan perbaikan disumbernya, untuk Pilkada langsung itu kemudian penyokongnya lembaga survei itu,” tuturnya.

Selain itu, dirinya membeberkan lembaga survei merupakan salah satu yang membiayai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Dulu DPR membiayai lembaga survei, sekarang lembaga survei yang membiayai DPR untuk menyetujui itu undang-undang yang terakhir, lembaga survei yang gelontorkan duit, supaya Pilkada tidak dilakukan 2022 tetapi di 2024,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top