Pemkot Makassar

Ingatkan Warga Makassar Jaga Kondisi Rumah, Danny Pomanto : Sekarang sudah Masuk Musim Kemarau

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memantau lokasi kebakaran di Jl Muh Tahir, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (11/8/2021). foto: istimewa

MAKASSAR, EDUNEWS.ID– Kebakaran hebat terjadi di Jl Muh Tahir, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (11/8/2021). Api dengan cepat menjalar dan berhasil menghanguskan rumah berjumlah 110 milik warga sekitar.

Mendengar kabar duka tersebut, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, langsung bergegas ke lokasi usai mengikuti virtual rapat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar Tahun 2021-2026 yang digelar DPRD Kota Makassar.

Di tempat padat penduduk itu, Danny Pomanto terlihat memberikan bantuan moral bagi masyarakat yang rumahnya kini rata dengan tanah.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh warga Kota Makassar untuk menjaga kondisi rumah sebelum ditinggalkan, dikarenakan mulai bulan Agustus telah memasuki musim kemarau.

“Sabarki’ semua. Insya Allah, harta bisa dicari. Alhamdulillah, selamatki dan masih dilindungi Allah SWT. Saya akan memastikan segala keperluanta’ tercukupi. Ini adalah kebakaran terbesar di Makassar. Semoga ke depan kita bisa meningkatkan kewaspadaan di rumah, apalagi sekarang sudah masuk musim kemarau dimana angin bertiup cukup kencang,” kata Danny.

Selain memberikan semangat dan kekuatan bagi warga korban kebakaran, Wali Kota Makassar ini, sekaligus mengecek dan memastikan stakeholder terkait bekerja maksimal hari ini.

“Saya ke sini mau memastikan kebutuhan mendesak seperti bahan makanan, pakaian, kebutuhan dapur umum, dan pembersihan puing-puing kebakaran bisa segera dimaksimalkan,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi jumlah korban kebakaran di Kampung Lepping, Lorong 1, 2, dan 3 ini, mencapai 400 orang dimana terdapat sekitar 143 Kepala Keluarga dengan total 110 rumah.

Oleh karena itu, Danny berharap agar pihak kelurahan maupun Kecamatan Tamalate segera bergerak dan juga meminta agar kecamatan lainnya turut membantu meringankan beban para korban kebakaran.

 

 

(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top