Pendidikan

Asah Kreativitas, Dispora Yogyakarta Gelar Lomba Kompetensi Siswa

SLEMAN, EDUNEWS.ID – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar lomba kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di SMK Negeri 1 Depok, Kabupaten Sleman, kemarin (2/11/2016).

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY Kadarmanta Baskara Aji di Sleman, mengatakan tujuan lomba kompetensi siswa (LKS) tingkat DIY tersebut sebagai ajang kompetensi unjuk kerja dan kreativitas siswa SMK di DIY yang pemenangnya akan menjadi wakil DIY pada LKS SMK tingkat nasional.

“Lomba berlangsung 2 hingga 8 November 2016 dan berlangsung di enam tempat, meliputi 53 bidang lomba dan terangkum dalam enam kelompok, yakni teknologi, bisnis dan manajemen, pariwisata, seni dan kerajinan, pertanian dan kehutanan, serta perawatan sosial kesehatan dan farmasi,” katanya.

Ia mengatakan peserta LKS kurang lebih 769 siswa dan bertindak sebagai juri terdiri atas unsur perguruan tinggi, dunia usaha industri, dan guru SMK yang sesuai dengan kompetensinya.

“Para juara I perorangan mendapatkan hadiah uang pembinaan Rp4 juta, juara II uang pembinaan Rp3,5 juta, juara III uang pembinaan Rp3 juta, sedangkan juara I beregu mendapatkan uang pembinaan Rp8 juta, juara II Rp7 juta, dan juara III beregu uang pembinaan Rp6 juta, ditambah piagam penghargaan dan tropi,” katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan LKS tingkat DIY dapat meningkatkan kualitas dan prestasi siswa SMK serta meningkatkan peran serta SMK terhadap dunia usaha/industri melalui ketersediaan sumber daya manusia yang andal dan berdaya saing.

“Selain itu, diharapkan lomba tersebut dapat menumbuhkan kebiasaan bersaing yang positif serta menumbuhkan kepercayaan diri para siswa, sehingga akan lebih siap dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” katanya.

Menurut dia, kompetensi tersebut juga merupakan salah satu momentum tepat untuk memperlihatkan hasil kinerja pembelajaran siswa dari masing-masing sekolah sehingga LKS akan menghasilkan siswa dengan potensi keahlian yang tinggi.

Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam X mengatakan lomba kompetensi siswa SMK mempunyai nilai serta arti yang strategis karena dapat dipakai para siswa untuk melihat seberapa jauh kemampuan mereka dalam menguasai dan mendalami disiplin ilmu yang didapatkan serta upaya meningkatkannya.

“Kegiataan tersebut telah memberikan nuansa tersendiri bagi para peserta, baik siswa maupun pendidik, untuk senantiasa mengasah dan menuangkan kreativitas serta inovasi yang merupakan implementasi dari seluruh kemampuan dan ketrampilannya, sekaligus meningkatkan citra SMK melalui unjuk kemampuan dan pengukuran puncak-puncak prestasi para siswanya,” ungkapnya.

To Top