JAKARTA, EDUNEWS.ID — Dalam rangka mengakselerasi peningkatan kualifikasi akademik dosen di lingkungan perguruan tinggi, Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, and Teknologi (Kemdiktisaintek) secara resmi mengumumkan penawaran Program Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Kemitraan Pendanaan (Co-Funding) Tahun 2026.
Program strategis ini tertuang dalam surat resmi Nomor: 642/DST/F2/LP.01.04/2026 yang dirilis pada 23 Juli 2026. Sasaran program ditujukan kepada seluruh pemimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I sampai dengan XVII, serta pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah koordinasi Kemdiktisaintek.
Skema Pembiayaan Bersama untuk Dosen
BPDDI Kemitraan Pendanaan (Co-Funding) merupakan skema beasiswa program doktor bagi dosen Indonesia yang pembiayaannya dirancang secara kolaboratif (co-funding) antara pihak PPAPT Kemdiktisaintek dengan Perguruan Tinggi Mitra atau instansi asal dosen.
Program ini terbuka bagi dosen, baik berstatus tetap maupun tidak tetap, yang mengabdi pada perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek. Syarat utamanya adalah pendaftar harus memenuhi seluruh kriteria program serta mengantongi komitmen dukungan pembiayaan bersama dari perguruan tinggi atau instansi asalnya.
Tenggat Waktu Pengajuan Proposal
Sehubungan dengan dimulainya program ini, Kemdiktisaintek mengundang seluruh pimpinan perguruan tinggi untuk berpartisipasi aktif sebagai Perguruan Tinggi Mitra.
Perlu menjadi catatan penting bagi para pengelola institusi, tahapan pengajuan proposal dibuka mulai tanggal 24 hingga 29 Juli 2026. Dokumen proposal dan persyaratan administrasi disampaikan secara daring melalui surat elektronik (e-mail) resmi di ppapt-bpi@kemdiktisaintek.go.id dengan format subjek: Pengajuan Proposal BPDDI Kemitraan Pendanaan 2026_Nama PT
Informasi terperinci mengenai lini masa, kriteria peserta, komponen pembiayaan, hingga tata cara pendaftaran selengkapnya dapat dipelajari melalui Buku Panduan BPDDI Kemitraan Pendanaan (Co-Funding) Tahun 2026 yang telah didistribusikan kepada masing-masing perguruan tinggi. Melalui program ini, kementerian berharap mutu dan kompetensi sumber daya manusia di perguruan tinggi Indonesia dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

